Berita

Foto:Net

Kemnaker-Pemkot Bekasi Jajaki Kerja Sama Peningkatkan Produktivitas

JUMAT, 10 MEI 2019 | 14:52 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

. Balai Besar Peningkatan Produktivitas (BBPP) Ditjen Binalattas Kementerian Ketenagakerjaan dan Pemerintah Kota Bekasi akan segera melakukan penandatanganan nota kesepahaman tentang program pengukuran produktivitas makro dan mikro.

Hal tersebut terungkap sesuai pertemuan Kepala BBPP Ditjen Binalattas, Kemnaker RI Chairul dengan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi beserta Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan Kepala Bappeda Kota Bekasi di Bekasi, Jawa Barat, Kamis petang (9/5) kemarin.

Dalam pertemuan singkat tersebut, Chairul memperkenalkan salah satu program unggulan BBPP yaitu program pengukuran produktivitas makro dan mikro yang dapat diimplementasikan pada wilayah Kota Bekasi.


"Pengukuran produktivitas ini sebagai potret bagi Kepala Daerah dalam membuat dan mengimplementasikan kebijakan-kebijakan guna meningkatkan produktivitas baik Makro maupun mikro khususnya di wilayah Kota Bekasi," ujar Chairul.

Chairul menambahkan pertumbuhan ekonomi berkesinambungan menjadi sasaran utama kebijakan pemerintah melalui peningkatan produktivitas sebagai tujuan pembangunan. Produktivitas dipandang sebagai indikator penting dalam pembangunan nasional.

"Produktivitas juga menjadi salah satu agenda prioritas pemerintah Indonesia. Hal ini tercermin dengan masuknya program peningkatan produktivitas dalam Nawacita yang digaungkan pemerintah periode 2014-2019," kata Chairul.

Menurut Chairul, sebagai salah satu agenda utama pemerintah, pengukuran produktivitas menjadi hal penting dilakukan untuk melihat efisiensi proses produksi yang telah dilakukan dalam menghasilkan output.

Pengukuran dilakukan dengan membandingkan output yang dihasilkan dengan input yang digunakan untuk memproduksi output berupa barang dan jasa. Faktor input dalam proses produksi dapat berupa bahan baku, tenaga kerja, mesin, metoda, serta modal.

""Dengan mengukur tingkat produktivitas tenaga kerja, maka akan diperoleh gambaran kondisi dan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) negara dalam mewujudkan cita-cita pembangunan serta dapat melihat sejauhmana kontribusi tenaga kerja terhadap pertumbuhan ekonomi," ujarnya.

Usai memperoleh penjelasan Chairul, Walikota Bekasi langsung menginstruksikan kepada jajarannya untuk membuat draft Nota Kesepahaman (MOU) antara Walikota Bekasi dengan Kepala BBPP dan memerintahkan seluruh jajarannya masing-masing agar segera membuat Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan BBPP.

Rahmat Efendi mengatakan Kota Bekasi memiliki 46 program pelaksanaan pemerintahan yang diaplikasikan kepada SKPD-SKPD yang ada di Kota Bekasi.

"Kami segera kordinasi dengan Kepala BBPP untuk melakukan pengukuran produktivitas guna menjadi referensi bagi pimpinan daerah khususnya Wali Kota Bekasi dalam membuat kebijakan-kebijakan yang lebih produktif," ujarnya.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

BGN Setop Sementara Operasional 1.276 SPPG, Ini Sebabnya

Kamis, 17 September 2026 | 01:56

DPR Apresiasi Kejagung Sita Aset dalam Kasus Febrie Tanpa Pandang Bulu

Kamis, 17 September 2026 | 01:30

Perang Dunia Ketiga Is Coming?

Kamis, 17 September 2026 | 01:04

KKP dan FAO Bidik Sektor Perikanan Genjot Ketahanan Pangan

Kamis, 17 September 2026 | 00:49

Kasus Teror di Papua Bikin Masyarakat Ragu dengan Kemampuan TNI-Polri

Kamis, 17 September 2026 | 00:20

Pemimpin Merupakan Refleksi Sistem Politik yang Dibangun Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 | 00:01

Pergantian Menteri Harus Jadi Momentum Perkuat Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 16 September 2026 | 23:35

Ada “Nama Ajaib”, Bos Pajak dan Bea Cukai Minta Rotasi Era Purbaya Dibatalkan

Rabu, 16 September 2026 | 23:08

KPK Didesak Bongkar Jaringan Sistematis Korupsi Layanan ATR/BPN

Rabu, 16 September 2026 | 22:41

Prabowo: PT Timah Untung 900 Persen Berkat Efisiensi BUMN

Rabu, 16 September 2026 | 22:36

Selengkapnya