Berita

ANggota DPR RI, Irma Suryani/RMOL

Hukum

Bukan Malaikat, DPR Fraksi Nasdem Usul KPK Diawasi Oleh Lembaga Pengawas

RABU, 08 MEI 2019 | 08:36 WIB | LAPORAN:

Anggota DPR RI Fraksi Nasdem, Irma Suryani Chaniago mengusulkan untuk membentuk sebuah lembaga pengawasan independen untuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hal itu bertujuan untuk mengawasi kinerja KPK dan mencegah adanya penyalahgunaan wewenang.

"Sebuah lembaga tidak ada yang mengawasi, maka cenderung menyalahgunakan wewenangnya. Kita sepakat kalau korupsi harus diberantas, tetapi KPK sebagai lembaga superbody bukan berarti lepas dari pengawasan. Karena KPK bukan malaikat,” kata Irma dalam diskusi yang digelar di Cikini Jakarta Pusat, Selasa, (7/5)

Bila fungsi pengawasan sudah ada, kata Irma, maka seluruh pegawai KPK harus bersih dari kepentingan politik praktis.


“Seharusnya KPK lebih menjaga hal-hal dari politik praktis. Jika ada penyidik KPK berpolitik praktis itu akhirnya akan membuat masyarakat tidak percaya lagi pada KPK,” jelasnya.

Di kesempatan yang sama, dosen hukum Universitas Bung Karno, Yudy Yusuf menyampaikan bahwa independesi KPK harus ada dan dimulai dari proses perekrutan pegawai, termasuk para penyidiknya.

Dengan proses rekrutmen yang jelas dan ketat, SDM KPK dapat menegakkan hukum seadil-adilnya.

"Tapi masalahnya di rekrutmen, kalau rekrutmen benar, Insya Allah benar tidak ada kepentingan lain selain kepentingan penegakan hukum," katanya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya