Berita

Dedi Kurnia Syah/Net

Politik

Tim Pengawas Omongan Tokoh Berpotensi Kembalikan Iklim Orba

SELASA, 07 MEI 2019 | 16:27 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Pembentukan Tim Hukum Nasional yang bertugas mengawasi ucapan para tokoh yang dianggap melanggar hukum terus menuai kritik.

Analis politik dari Universitas Telkom Dedi Kurnia Syah bahkan menyebut ide yang muncul dari rapat terbatas di Kemenkopolhukam itu berpotensi melahirkan kekuasaan yang otoritarian. Sebab, ada indikasi kuat akan dijadikan alat untuk membungkam para tokoh yang kritis.

“Juga berpotensi mengembalikan iklim politik orde baru,” kata Dedi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (7/5).


Tim pengawas ini, menurut Dedi, sebetulnya tak diperlukan lagi lantaran sudah ada UU yang mengatur kritik dan ujaran kebencian.

“Semestinya itu yang digunakan sebijak-bijaknya, tidak perlu membuat tim baru yang bisa saja menjelma menjadi alat kekuasaan baru,” ujarnya.

Kendati demikian, Dedi tetap berpandangan positif. Dia yakin pembentukan tim pengawas omongan tokoh bertujuan untuk menempatkan presiden sebagai simbol yang lebih terhormat.

“Tetapi resiko diktator lebih besar dibanding menciptakan rasa hormat pada pimpinan,” demikian Dedi.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya