Berita

Prabowo dan Sandiaga Uno/Net

Politik

Prabowo Ketemu Wartawan Asing Dan Bongkar Kecurangan Pemilu 2019

SELASA, 07 MEI 2019 | 08:48 WIB | LAPORAN:

Calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto mengaku menggelar pertemuan dengan sejumlah wartawan dari media asing untuk menjelaskan tentang adanya kecurangan pemilu presiden yang terstruktur, sistematis, dan masif (TSM). Pertemuan itu berlangsung di rumahnya, Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (6/5).

Kecurangan pemilu tersebut menurut dia terjadi secara terbuka dan terbukti telah melenceng dari norma-norma demokrasi.

“Pada intinya, kami mencoba untuk menjelaskan kepada warga dunia dan Indonesia tentunya bahwa kami mengalami pemilu dengan aksi kecurangan yang terbuka,” katanya melalui keterangan yang diterima wartawan, Selasa (7/5).


Kecurangan itu dinilai tampak jelas ada upaya untuk memberdayakan aparat kepolisian, berbagai institusi pemerintahan, hingga intelijen. Mantan Danjen Kopassus itu pun memastikan kalau pihaknya punya bukti soal dugaan kecurangan tersebut.

“Kami memiliki banyak bukti dan laporan. Kecurangan surat suara seperti surat suara yang sudah dicoblos sebelum pemilu misalnya yang ditemukan di Malaysia, dan berikutnya hal-hal lain,” bebernya.

Terkait itu, Prabowo mengaku sangat menyesalkan lantaran Indonesia merupakan negara demokrasi terbesar ketiga di dunia dan telah memilih jalan demokrasi semenjak era reformasi pada tahun 1998 lalu.

Lebih lanjut Prabowo menekankan, demokrasi merupakan pergantian kekuasaan dengan cara damai tanpa ada kekerasan sedikitpun. Akan tetapi, kini ada pihak yang ingin merusak sistem demokrasi dengan terus berupaya melanggar ketentuan yang ada.

“Karena itulah, kami tengah berusaha untuk menegakkan demokrasi di Indonesia menjadi demokrasi yang benar, yang jujur untuk mengubah sebuah sistem menjadi lebih baik kedepannya,” pungkasnya.

Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Perkuat Inovasi, Anak Usaha Pertamina Sabet Penghargaan CCSEA Enam Kali

Sabtu, 23 Mei 2026 | 00:19

Tio Aliansyah Diadukan ke DKPP Gegara Ikut Helikopter Bareng Anggota KPU

Jumat, 22 Mei 2026 | 23:55

Legislator Kebon Sirih Ingin jadi Batman Benahi Gotham City

Jumat, 22 Mei 2026 | 23:35

173 Bandit Jalanan di Jadetabek Sukses Diringkus Polisi

Jumat, 22 Mei 2026 | 23:15

Kejagung Didesak Bongkar Pihak Terkait Bos Tambang di Kalbar Tersangka Korupsi

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:53

Tata Kelola RSUD dr Soedarso Disorot, Utang Pengadaan Obat Tembus Rp29 Miliar

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:49

Energy AdSport Challenge Wadah Mahasiswa Berprestasi Jalur Non-Akademis

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:47

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Komisioner Pertamina: Perempuan Jangan Takut Masuk Dunia STEM

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:15

Fraksi PKB Bakal Panggil Kapolda dan Kajati Kalbar

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:12

Selengkapnya