Berita

Rizal Ramli/Net

Politik

TNI Tidak Akan Permasalahkan RR Soal Letkol Sebut Paslon 02 Menangi Pilpres

SELASA, 07 MEI 2019 | 02:30 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat meminta kepada Rizal Ramli untuk bertanggungjawab atas informasi bohong yang disebar di akun twitternya.

Namun, meski demikian TNI AD mengaku tidak akan memproses hukum cuitan Rizal Ramli yang mengklaim mendapat info dari perwira TNI AD bahwa paslon 02 menang dalam Pilpres 2019.

"Saya menyatakan tidak akan melakukan apapun terhadap Pak RR. Tetapi terhadap yang diduga Letnan Kolonel Angkatan Darat ini pasti kami proses hukum karena memang dia berada di dalam kewenangan kami untuk memproses dengan beberapa alasan tadi," ucap Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa kepada awak media di Gedung Dinas Penerangan Angkatan Darat, Jakarta Pusat, Senin (6/5).


"Kalau untuk Bapak RR itu kami sama sekali tidak akan melakukan tindakan apapun karena memang bukan kewenangan kami," katanya.

Namun, Jenderal Andika mengingatkan, penyebaran berita bohong memiliki implikasi hukum kepada setiap orang yang menyebarkannya.

"Karena memang menyatakan berita bohong itu sudah masuk dalam salah satu pasal tindak pidana, apakah itu Undang-Undang ITE atau kemudian ada undang-undang lain yang bisa kita kerahkan. Karena itu gak bagus di quote oleh orang lain kemudian disebarkan. Tetap dia (RR) harus bertanggungjawab sebagai penyebar berita bohong itu," tegasnya.

Sebelumnya, Ekonom Senior Rizal Ramli menyebut pasangan Prabowo-Sandiaga sudah memenangi Pilpres 2019. Cerita Rizal, info tersebut didapat dari seorang Letnan Kolonel Angkatan Darat kepadanya, berdasarkan laporang-laporan dari Bintara Pembina Desa (Babinsa) TNI.

"Kemudian datang seorang Letkol AD, 'Pak ini sudah kebangetan, laporan-laporan Babinsa, PS sudah menang. Bahkan di kompleks Paspampres!" tulis pria yang akrab disapa RR itu di Twitter, Minggu (5/5).

RR menyebutkan, pertemuan dirinya dengan Letkol Angkatan Darat itu terjadi di salah satu pasar modern, saat ia belanja kebutuhan harian. Hanya saja, RR tidak menyebut pasar modern mana dan siapa identitas Letkol yang dimaksud.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

AKPI Perkuat Profesionalisme dan Integritas Profesi

Senin, 13 April 2026 | 19:51

KNPI: Pemuda Harus Jadi Penyejuk di Tengah Isu Pemakzulan

Senin, 13 April 2026 | 19:50

14 Kajati Diganti, Termasuk Sumut dan Jatim

Senin, 13 April 2026 | 19:31

Cara Buat SKCK Online lewat SuperApps Presisi Polri, Mudah dan Praktis!

Senin, 13 April 2026 | 19:17

Bersiap Long Weekend, Ini Daftar 10 Tanggal Merah di Bulan Mei 2026

Senin, 13 April 2026 | 19:16

Viral Dokumen Kerja Sama Udara RI-AS, Okta Kumala: Kedaulatan Negara Prioritas

Senin, 13 April 2026 | 19:14

Daftar Hari Libur Nasional Mei 2026, Ada 3 Long Weekend

Senin, 13 April 2026 | 19:07

Ajudan Gubernur Riau Terima Fee Proyek Rp1,4 Miliar

Senin, 13 April 2026 | 19:02

4 Penyakit yang Harus Diwaspadai saaat Musim Pancaroba

Senin, 13 April 2026 | 18:57

Ongen Sentil Pengkritik Prabowo: Jangan Sok Paling ‘98’

Senin, 13 April 2026 | 18:52

Selengkapnya