Berita

AM Hendropriyono/Net

Politik

Mantan Kepala BIN Minta WNI Keturunan Arab Ayomi Masyarakat

SENIN, 06 MEI 2019 | 22:26 WIB | LAPORAN:

Warga Negara Indonesia (WNI) keturunan Arab harus mampu memberikan contoh yang baik pada masyarakat.

Pesan itu sebagaimana disampaikan mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), AM Hendropriyono kepada wartawan di Kantor Lemhannas, Jakarta, Senin (6/5).

Sebagai kelompok elite yang dihormati dan berpengaruh, kata Hendro, WNI keturunan Arab tidak boleh menjadi provokator. Sebaliknya, harus bisa memberikan pendidikan yang baik bagi masyarakat.


"Saya ingin memperingatkan bangsa Indonesia, WNI keturunan Arab supaya sebagai elite yang dihormati oleh masyarakat kita, cobalah mengendalikan diri jangan menjadi provokator," ujarnya.

Namun demikian, Hendro enggan merinci siapa WNI keturunan Arab yang dimaksudnya. Dia mengaku enggan menuduh orang perorangan dan sebatas mengeluarkan imbauan kepada kelompok orang yang dihormati banyak rakyat.

"Artinya di sini masyarakat keturunan Arab WNI tahu lah posisinya yang dimuliakan oleh masyarakat, maka dalam posisi yang mengayomi masyarakat, jangan memprovokasi," jelasnya.

Pengacara Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab, Sugito Atmo Prawiro menilai pernyataan Hendro berlebihan dan tendensius. Pernyataan itu, sambungnya, bisa berdampak pada suhu politik di masyarakat yang sudah memanas selama proses rekapitulasi suara pemilu.

“Pernyataan tersebut tidak seharusnya diucapkan di publik. Menurut saya, pernyataan ini justru ikut memanaskan situasi (politik sekarang)," tegasnya saat dihubungi terpisah.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

AKPI Perkuat Profesionalisme dan Integritas Profesi

Senin, 13 April 2026 | 19:51

KNPI: Pemuda Harus Jadi Penyejuk di Tengah Isu Pemakzulan

Senin, 13 April 2026 | 19:50

14 Kajati Diganti, Termasuk Sumut dan Jatim

Senin, 13 April 2026 | 19:31

Cara Buat SKCK Online lewat SuperApps Presisi Polri, Mudah dan Praktis!

Senin, 13 April 2026 | 19:17

Bersiap Long Weekend, Ini Daftar 10 Tanggal Merah di Bulan Mei 2026

Senin, 13 April 2026 | 19:16

Viral Dokumen Kerja Sama Udara RI-AS, Okta Kumala: Kedaulatan Negara Prioritas

Senin, 13 April 2026 | 19:14

Daftar Hari Libur Nasional Mei 2026, Ada 3 Long Weekend

Senin, 13 April 2026 | 19:07

Ajudan Gubernur Riau Terima Fee Proyek Rp1,4 Miliar

Senin, 13 April 2026 | 19:02

4 Penyakit yang Harus Diwaspadai saaat Musim Pancaroba

Senin, 13 April 2026 | 18:57

Ongen Sentil Pengkritik Prabowo: Jangan Sok Paling ‘98’

Senin, 13 April 2026 | 18:52

Selengkapnya