Berita

Wiranto/Net

Politik

Wiranto Bantah Kabar 70 Persen TNI Bakal Dukung Langkah Inkonstitusional

SENIN, 06 MEI 2019 | 14:18 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto membantah tudingan bahwa 70 persen TNI telah menyatakan kesiapan untuk berpihak pada langkah inkonstitusional hadapi kecurangan pemilu.

Wiranto bahkan menantang pihak-pihak yang melontarkan pernyataan itu untuk bertanggung jawab dengan memberi bukti. Jika tidak sanggup, maka hal itu patut diduga sebagai upaya untuk mengadu domba TNI-Polri.

“Itu tidak benar, seperti itu. Siapa bicara seperti itu, dimana. Kalau engak bisa membuktikan, harus mengambil risiko secara hukum. Enggak bisa dibiarkan seenaknya ngomong,” katanya saat rapat koordinasi di Kemenkopolhukam, Jakarta, Senin (6/5).


Dalam rapat koordinasi itu, Wiranto mengaku telah melakukan pemetaan terhadap orang-orang ataupun pihak yang dianggap telah melakukan pelanggaran hukum.

Kepada aparat penegak hukum, mantan ketua umum Partai Hanura itu meminta untuk tidak takut ataupun ragu dalam menegakkan hukum.

“Dengan demikian, maka ini nanti keluar dari rapat koordinasi bukan lagi dituduh sebagai sewenang-wenangan pemerintah, bukan dituduh sebagai ke sewenang-wenangan TNI atau Polri, bukan lagi dituduh langkah diktator dari pemerintah. Karena itu dihembuskan, supaya kita takut mengambil langkah-langkah itu. Dan kita tidak takut,” pungkasnya.

Di sisi lain, ia menambahkan, ada tokoh di luar negeri yang setiap saat mengompori masyarakat yang kerap mengajak untuk melakukan langkah-langkah inkonstitusional.

“Itu tidak diperkenankan. Apa langkah yang harus kita lakukan. Tindakan hukum apa yang harus kita lakukan,” demikian Wiranto.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

AKPI Perkuat Profesionalisme dan Integritas Profesi

Senin, 13 April 2026 | 19:51

KNPI: Pemuda Harus Jadi Penyejuk di Tengah Isu Pemakzulan

Senin, 13 April 2026 | 19:50

14 Kajati Diganti, Termasuk Sumut dan Jatim

Senin, 13 April 2026 | 19:31

Cara Buat SKCK Online lewat SuperApps Presisi Polri, Mudah dan Praktis!

Senin, 13 April 2026 | 19:17

Bersiap Long Weekend, Ini Daftar 10 Tanggal Merah di Bulan Mei 2026

Senin, 13 April 2026 | 19:16

Viral Dokumen Kerja Sama Udara RI-AS, Okta Kumala: Kedaulatan Negara Prioritas

Senin, 13 April 2026 | 19:14

Daftar Hari Libur Nasional Mei 2026, Ada 3 Long Weekend

Senin, 13 April 2026 | 19:07

Ajudan Gubernur Riau Terima Fee Proyek Rp1,4 Miliar

Senin, 13 April 2026 | 19:02

4 Penyakit yang Harus Diwaspadai saaat Musim Pancaroba

Senin, 13 April 2026 | 18:57

Ongen Sentil Pengkritik Prabowo: Jangan Sok Paling ‘98’

Senin, 13 April 2026 | 18:52

Selengkapnya