Berita

Badarudin Andi Picunang/Net

Politik

Ketua Berkarya: Hari Gini Masih Percaya Setan Gundul?

SENIN, 06 MEI 2019 | 13:05 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kicauan politisi Partai Demokrat Andi Arief tentang keberaadaan setan gundul dalam Koalisi Adil Makmur pengusung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menyita perhatian publik.

Sebab, Andi menyebut setan gundul menjadi aktor utama pemasok data 62 persen suara pilpres, yang kemudian digunakan Prabowo sebagai klaim kemenangan.

"Dalam Koalisi Adil Makmur ada Partai Gerindra, Demokrat, PKS, PAN, Berkarya dan rakyat. Dalam perjalanannya muncul elemen setan gundul yang tidak rasional, mendominasi dan cilakanya Pak Prabowo mensubordinasikan dirinya," sebutnya lewat akun Twitter @AndiArief_, Senin (6/6).


Partai Berkarya enggan menanggapi kicauan rekan koalisinya tersebut. Ketua DPP Partai Berkarya, Badarudin Andi Picunang hanya mengingatkan bahwa di setan gundul bukan sesuatu yang perlu dipercaya lagi di era modern.

"Setan gundul atau tuyul tak ada dalam kamus Berkarya, hari gini masih percaya gitu," ujar Badar kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu.

Namun demikian, Badar mengaku percaya ada sejumlah tangan jail yang mencoba mengerjai data KPU. Baginya, hal ini perlu ditelusuri karena kerugian yang diakibatkan oleh si tangan jail itu berdampak besar.

"Ini yang perlu dilacak dan diluruskan data yang sebenarnya. Bukan hanya merugikan kedua capres tapi para parpol peserta pemilu lainnya," pungkasnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya