Berita

Wakil Ketua Dewan Penasihat Badan Pemenangan Nasional (BPN), Hidayat Nur Wahid/RMOL

Politik

PILPRES 2019

HNW: Andi Arief Harus Jelaskan Siapa Setan Gundul Di Koalisi Prabowo-Sandi

SENIN, 06 MEI 2019 | 13:00 WIB | LAPORAN:

. Politisi Partai Demokrat Andi Arief diminta untuk menjelaskan tentang siapa sosok atau kelompok "setan gundul" yang dia maksud.

Wakil Ketua Dewan Penasihat Badan Pemenangan Nasional (BPN), Hidayat Nur Wahid menegaskan, barisan partai pendukung pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Adil dan Makmur bukanlah seperti yang dituduhkan Andi Arief.

"Yang jelas kami di koalisi Prabowo-Sandi bukan koalisi setan gundul, kami bukan koalisi setan gondrong," kata HNW saat ditemui di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (6/5).


Justru menurut politisi senior PKS ini, koalisi pendukung Prabowo-Sandi adalah gabungan dari partai yang bermartabat dan memiliki pengalaman mempuni. Konkretnya, semua yang dilakukan koalisi merupakan sesuatu yang terukur dari sisi ketaatan kepada hukum, institusi dan etika.

"Sehingga saya tidak mengerti yang dimaksudkan oleh beliau (Andi Arief) dengan setan gundul itu siapa, apakah itu sama dengan genderuwo, sontoloyo, saya tidak tahu. Beliau harus menjelaskan," ujar HNW.

Lewat akun Twitter @AndiArief__, Andi Arief mengatakan Partai Demokrat akan hengkang dari Kolisi Adil dan Makmur jika calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto lebih memilih dan percaya pada elemen setan gundul yang disebutnya memberikan data sesat kemenangan 62 persen bagi paslon 02 Prabowo-Sandi.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

AKPI Perkuat Profesionalisme dan Integritas Profesi

Senin, 13 April 2026 | 19:51

KNPI: Pemuda Harus Jadi Penyejuk di Tengah Isu Pemakzulan

Senin, 13 April 2026 | 19:50

14 Kajati Diganti, Termasuk Sumut dan Jatim

Senin, 13 April 2026 | 19:31

Cara Buat SKCK Online lewat SuperApps Presisi Polri, Mudah dan Praktis!

Senin, 13 April 2026 | 19:17

Bersiap Long Weekend, Ini Daftar 10 Tanggal Merah di Bulan Mei 2026

Senin, 13 April 2026 | 19:16

Viral Dokumen Kerja Sama Udara RI-AS, Okta Kumala: Kedaulatan Negara Prioritas

Senin, 13 April 2026 | 19:14

Daftar Hari Libur Nasional Mei 2026, Ada 3 Long Weekend

Senin, 13 April 2026 | 19:07

Ajudan Gubernur Riau Terima Fee Proyek Rp1,4 Miliar

Senin, 13 April 2026 | 19:02

4 Penyakit yang Harus Diwaspadai saaat Musim Pancaroba

Senin, 13 April 2026 | 18:57

Ongen Sentil Pengkritik Prabowo: Jangan Sok Paling ‘98’

Senin, 13 April 2026 | 18:52

Selengkapnya