Berita

Gedung KPK/Net

Politik

IPW Sebut Ada Polisi "India dan Taliban" Di Dalam Kisruh Internal KPK

SENIN, 06 MEI 2019 | 05:01 WIB | LAPORAN:

Indonesian Police Watch (IPW) meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) konsisten dan tunduk terhadap aturan yang berlaku.

Hal itu disampaikan Direktur Eksekutif Indonesian Police Watch Neta S. Pane dalam Indonesiawi Talkshow di Gado-Gado Boplo, Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (5/5).

"KPK harus konsisten saja dengan peraturan yang mereka buat, peraturan yang mereka buat adalah anggota yang pindah ke satu unit kerja dari penyidik ke penyelidik, harus melalui test. Sehingga konsistensi terhadap peraturan harus dipegang teguh," ungkapnya.


"Jangan mentang-mentang mereka (KPK) full power, mereka berkuasa, mereka menabrak ketentuan yang ada. Ketika mereka menabrak ketentuan yang ada kemudian komisioner membiarkan ini akan menimbulkan kekecewaan dari pihak lain," paparnya.

Neta sendiri mengambil sampel kasus Novel Baswedan yang hingga kini belum terungkap, dimana dengan kasus tersebut telah menimbulkan dua kubu yang saling berseberangan.

"Katakanlah kubu Novel dan kubu non Novel, sekarang berkembang isu bahwa internal KPK itu ada polisi India, ada polisi Taliban. Inikan berbahaya. Kubu Taliban siapa? Kubu Novel, yang polisi India siapa? Kubu non Novel ya, karena tidak konsistensinya berbagai pihak di KPK, termasuk komisioner terhadap peraturan yang mereka buat sendiri," tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

AKPI Perkuat Profesionalisme dan Integritas Profesi

Senin, 13 April 2026 | 19:51

KNPI: Pemuda Harus Jadi Penyejuk di Tengah Isu Pemakzulan

Senin, 13 April 2026 | 19:50

14 Kajati Diganti, Termasuk Sumut dan Jatim

Senin, 13 April 2026 | 19:31

Cara Buat SKCK Online lewat SuperApps Presisi Polri, Mudah dan Praktis!

Senin, 13 April 2026 | 19:17

Bersiap Long Weekend, Ini Daftar 10 Tanggal Merah di Bulan Mei 2026

Senin, 13 April 2026 | 19:16

Viral Dokumen Kerja Sama Udara RI-AS, Okta Kumala: Kedaulatan Negara Prioritas

Senin, 13 April 2026 | 19:14

Daftar Hari Libur Nasional Mei 2026, Ada 3 Long Weekend

Senin, 13 April 2026 | 19:07

Ajudan Gubernur Riau Terima Fee Proyek Rp1,4 Miliar

Senin, 13 April 2026 | 19:02

4 Penyakit yang Harus Diwaspadai saaat Musim Pancaroba

Senin, 13 April 2026 | 18:57

Ongen Sentil Pengkritik Prabowo: Jangan Sok Paling ‘98’

Senin, 13 April 2026 | 18:52

Selengkapnya