Berita

Syahganda Nainggolan/Net

Politik

Dugaan Syahganda, Situng KPU Sengaja Dibuat Rentan Manipulasi

JUMAT, 03 MEI 2019 | 21:32 WIB | LAPORAN:

Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) KPU diduga sengaja didesain untuk memperlancar kecurangan-kecurangan dalam penghitungan suara Pemilu 2019.

Sebab, bagi Wakil Direktur bidang Riset Sabang Merauke Institute (SMI), Syahganda Nainggolan, KPU seharusnya bisa membuat sistem komputerisasi penghitungan suara yang canggih seperti di bank-bank konvensional. Ini lantaran KPU memiliki anggaran mencapai Rp 25 triliun.

"Jadi kalau bank itu kalau misalkan nasabah setor 100 ribu, kita masukan sejuta, dia langsung diberitahu bahwa anda memasukkan data yang salah," katanya kepada Kantor Berita Politik RMOL di Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (3/5).


"Jadi sistem logika software itu begitu, ya tidak, ya tidak, ya tidak. Jadi kalau misalkan tidak sama antara jumlah TPS dengan jumlah 01, 02 dan yang daftar itu pasti kalau kita salah input langsung error. Udah dikasih tahu," lanjutnya.

Atas alasan itu, Syahganda menilai bahwa dengan dana sebesar itu dan KPU masih belum mampu menghadirkan sistem komputerisasi yang mempuni, maka patut diduga desain Situng sengaja dibuat agar mudah dimanipulasi.

"Kalau dia bisa (diinput data yang salah), berarti sistemnya ini didesain dari awal untuk bisa dimanipulasi," pungkasnya.

Siang tadi, Relawan Tim IT Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi resmi melaporkan temuan 73.715 kesalahan input data pada Situng KPU ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI.  

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya