Berita

Pipin/Net

Politik

PKS Muda Dorong Pembentukan Pansus Kecurangan Pemilu

JUMAT, 03 MEI 2019 | 20:51 WIB | LAPORAN:

Jurubicara PKS Muda Bidang Politik, Pipin Sopian mendorong pembentukan panitia khusus (Pansus) terkait Kecurangan Pemilu 2019.

"Kita melihat bahwa Pemilu kali ini marak akan kecurangan, entah karena human eror atau human order, ini Pemilu terceroboh dan tercurang. Kami mendorong untuk pembentukan Pansus Kecurangan Pemilu guna mencegah terjadinya kecurangan pada pesta demokrasi kita ini," ungkap Pipin di PKSMuda Talks bertajuk "Pemilu 2019: Tragedi Demokrasi?" di DPP PKS Jakarta Selatan, Jumat (3/5).

Pipin menyebutkan, kecurangan telah terjadi jauh sebelum penghitungan suara. Ia mengatakan, adanya temuan DPT ganda merupakan salah satu bentuk kecurangan yang tidak termaafkan. "Masalah DPT, ditemukan data ganda, keanehan, kerancuan, dari situ saja sudah aneh," katanya.


Selain itu, adanya petahana yang tidak cuti dari jabatannya membuat peluang menyalahgunakan kewenangan jabatan untuk kampanye sangat besar. Hal ini menurut Pipin, menunjukan adanya ketimpangan hukum yang diterapkan KPU kepada peserta Pemilu 2019.

"Ketika masa kampanye, petahana melakukan cuti seenak hatinya. Akibatnya, petahana dapat menggunakan kewenangannya untuk kampanye, sedangkan untuk calon penantang, untuk izin kampanye saja dipersulit, kan ini menunjukan ketimpangan," terang Pipin.

Pipin beharap dengan adanya Pansus Kecurangan Pemilu ini dapat melahirkan pemimpin yang benar-benar sesuai dengan pilihan rakyat.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya