Berita

Mer-C/RMOL

Politik

Cegah Lebih Banyak Korban, Mer-C Bentuk Tim Mitigasi Bencana Pemilu 2019

JUMAT, 03 MEI 2019 | 18:04 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Lembaga Sosial Kebencanaan dan Kegawatdaruratan Medis atau Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) membentuk tim mitigasi kesehatan bencana Pemilu 2019.

Pembentukan tim mitagasi tersebut bertujuan untuk mencegah bertambahnya korban jiwa yang kini sudah lebih dari 400 jiwa melayang.

"Konsen kami akan melakukan Mitigasi agar korban-korban tidak bertambah," ucap dr. Yogi Prabowo, anggota MER-C, Jum'at (3/5).


Sejumlah dokter ahli akan dilibatkan dalam tim mitigasi ini. Di antaranya ada dokter spesialis penyakit dalam, ahli Kardiologi, ahli rehabilitasi Medik, Kedokteran kerja, ahli Neurologi, ahli forensik dan ahli Psikolog.

Tim mitagasi tersebut juga akan berkoordinasi dengan dokter-dokter yang merawat petugas KPPS di rumah sakit setempat untuk memberikan penanganan yang lebih komprehensif.

Selain itu, Tim mitagis akan ditempatkan di lokasi yang paling banyak korban jiwa maupun korban sakit, seperti Jabodetabek, Jawa Barat dan Jawa Tengah.

Tak hanya itu, MER-C juga membuka layanan call center bagi para korban yang mengalami sakit ataupun korban yang sedang dirawat yang membutuhkan penanganan yang lebih intensif. Nomor call center MER-C yakni 0811990176.

Pihak MER-C mengaku akan memberikan layanan advokasi medis untuk para korban penyelenggara pemungutan suara pada Pemilu 2019.

"Kita juga membuka call center untuk para petugas yang membutuhkan penanganan medis yang lebih intensif. Hubungi kita, kita akan segera memberikan pertolongan secepatnya," jelasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya