Berita

Anggota Presidium MER-C, Yogi Prabowo/RMOL

Politik

Ratusan KPPS Gugur, MER-C: Jangan Kambing Hitamkan Kelelahan!

JUMAT, 03 MEI 2019 | 17:37 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Tim medis Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) menolak jika kelelahan disebut sebagai faktor utama penyebab ratusan petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) meninggal dunia.

Anggota Presidium MER-C, Yogi Prabowo menegaskan bahwa kelelahan tidak boleh dijadikan kambing hitam. Harus ditelusuri faktor lain yang lebih signifikan.

"Kelelehan itu tidak bisa dijadikan (sebagai) kambing hitam penyebab kematian. Kita harus tahu lebih detail, kalau di media penyebab kematian karena kelelahan (itu) tidak ada," ujarnya di Sekretariat MER-C di Jakarta Pusat, Jum'at (3/5).


Penyebab kematian karena kelelahan, menurutnya hanya bahasa orang awam. Sementara kematian atas dasar kelelahan tidak ada di dalam bahasa medis.

“Kelelahan ini bukan diagnosis penyebab kematian, kalau tidak diteliti lebih lanjut. Apa sebenarnya penyebab kematian tersebut, misalnya adalah penyebab kematian ialah henti jantung, gagal nafas. Tidak ada ditemukan survei penyebab kematian kelelahan itu tidak ada," tegasnya.

Dia menduga ada faktor lain, seperti tekanan psikis dan psikologis yang terlalu berat sehingga menyebabkan petugas meninggal dunia.

“Mungkin ada faktor tekanan psikologis yang luar biasa, sehingga menimbulkan kelelahan fisik dan psikis secara mendalam dan bisa membangkitkan penyakit-penyakit kronis pada korban tersebut," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya