Berita

Sangap Surbekti /RMOL

Politik

Gerakan Daulat Rakyat Bakal Gelar Aksi Tanggal 22 Mei

JUMAT, 03 MEI 2019 | 17:24 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Gerakan Daulat Rakyat (GDR) berencana akan melakukan aksi massa besar-besaran pada 22 Mei 2019 mendatang. Diketahui, tanggal tersebut merupakan hari pengumuman resmi siapa yang bakal menjadi presiden dan wakil presiden RI.

Ketua GDR Sangap Surbekti mengungkapkan bahwa pihaknya tengah melakukan konsolidasi akbar menjelang 22 Mei 2019 untuk merebut kembali kedaulatan rakyat.

"Kita tetap akan turun ke jalan 22 Mei nanti dan menggelar seminar-diskusi publik menyoal ketatanegaraan dan kajian sosial. Bicara ketatanegaraan kita menyoal penyelenggaraan pemilu dan bicara sosial tentang people power," kata Sangap.


Mantan aktivis 98 ini mengaku tengah menguatkan simpul-simpul gerakan di berbagai daerah untuk mempersiapkan 22 Mei mendatang. Adapun, elemen yang bakal bergabung dalam Gerakan Daulat Rakyat terdiri dari berbagai lapisan masyarakat.

"Elemen yang siap itu ada mahasiswa, masyarakat, para profesional-profesional karena saya juga kan bagian profesional. Mereka yang akan ikut adalah orang yang sadar secara ekonomi, politik, hukum, kita coba mengorganisir di wilayah itu," tegas Sangap.

"Satu dua minggu ini kita masih melakukan konsolidasi. Kami sedang berkomunikasi dengan kawan-kawan di daerah bukan hanya Jakarta. Hari ini aja ada beberapa titik yang melakukan unjuk rasa, seminar atau diskusi itu semua menuju ke tanggal 22 Mei nanti," imbuhnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya