Berita

Foto: RMOL

Politik

Massa Buruh Dihadang Dekati Istana, LBH Jakarta: Jokowi Berangus Nilai Demokrasi

KAMIS, 02 MEI 2019 | 16:17 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Massa buruh dihadang saat hendak unjuk rasa di depan Istana Negara, Jakarta Pusat, kemarin (Rabu, 1/5).

Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta menuding Presiden Jokowi telah memberangus nilai-nilai demokrasi di Indonesia.

"(Penghadangan) itu sangat tidak menghargai massa aksi atau sekumpulan orang yang ingin menyampaikan pendapatnya langsung ke depan Istana (Negara). Kita tahu itu perintah dari siapa, pasti perintah dari presiden untuk melarang masa aksi untuk datang ke depan Istananya," ucap Kepala Advokasi LBH Jakarta, Nelson Nikodemus Simamora di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (2/5).


Menurut Nelson menyebut, ini penghadangan kedua kalinya saat Mayday.

"Penghadangan ini sudah kedua kali tidak boleh masuk arah patung kuda sampai Istana. Ini merupakan upaya pelemahan May Day," kecamnya.

Pelemahan ini, jelas dia, sudah terlihat ketika pemerintah menetapkan 1 Mei sebagai hari libur nasional.

"Dimulai dari penetapan libur nasional, jadi buruh-buruh atau massa aksi yang ingin melakukan aksi jadi punya pilihan yang lain karena libur nasional," katanya.

Bagi buruh yang tetap turun ke jalan dibuat gesekan dengan polisi. Sehingga stigma peringatan May Day menjadi buruk akibat terjadi kerusuhan.

"Jadi memang telah terjadi pemberangusan demokrasi. Pemerintah maunya rakyat ini diam aja di rumah pada saat May Day dan aksi-aksi represif terhadap massa aksi May Day itu berupaya menimbulkan ketakutan dan menimbulkan stigma massa aksi May Day rusuh," pungkasnya.

Populer

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

Pujian Anies ke JK Benamkan Ade Armando Cs

Senin, 18 Mei 2026 | 04:20

UPDATE

Rieke Diah Pitaloka Soroti Pentingnya Integrasi Data Haji Nasional

Sabtu, 23 Mei 2026 | 10:18

Pekan Depan, Presiden dan Wapres Serahkan Hewan Kurban ke Masjid Istiqlal

Sabtu, 23 Mei 2026 | 10:01

Harga Minyak Dunia Naik Tipis di Akhir Pekan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:47

Haji 2026, Ketua Komisi VIII DPR Minta Pemerintah Waspadai Tantangan Fase Armuzna

Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:35

DPR dan Grenpace Bahas Penguatan Swasembada Pangan Lewat Hilirisasi Perkebunan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:19

Pemerintah Disarankan Dahulukan Kelompok Rentan untuk MBG

Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:09

Komisi V DPR Tinjau Gangguan GPS Penerbangan, Minta Sistem Mitigasi Diperkuat

Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:01

Indeks DXY Kokoh di 99,24, Dolar AS Dekati Level Tertinggi 6 Pekan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 08:54

Harga Tiket FIFA Matchday Timnas Indonesia Juni 2026, Ini Cara Belinya

Sabtu, 23 Mei 2026 | 08:48

Megawati dan Sri Sultan HB X Berbincang Santai di Keraton hingga Larut Malam

Sabtu, 23 Mei 2026 | 08:30

Selengkapnya