Berita

Foto:Net

Politik

Peringati Hardiknas, KSPI Minta Kesejahteraan Guru Dan Tenaga Honorer Ditingkatkan

KAMIS, 02 MEI 2019 | 15:40 WIB | LAPORAN:

. Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) mendesak pemerintah untuk segera meningkatkan kesejahteraan guru dan tenaga honorer.

Ketua Departemen Komunikasi dan Media KSPI, Kahar S. Cahyono menjelaskan, desakan untuk mensejahterakan para guru dan tenaga honorer sejalan dengan salah satu isu yang diangkat KSPI dalam peringatan May Day kemarin.

Dimana salah satu tuntutannya adalah meminta agar kesejahteraan dan pendapatan guru dan tenaga honorer ditingkatkan.


Tuntutan itu juga dilontarkan dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh pada hari ini.

"Dalam kaitannya dengan itu (Hardiknas), KSPI mendesak kepada pemerintah untuk memperhatikan kesejahteraan para pekerja di sektor pendidikan, terutama guru dan tenaga honorer," kata Kahar sebagaimana keterangan pers, Kamis (2/5).

Ditekankannya, tuntutan itu dilayangkan karena KSPI berpendapat, tidak mungkin para guru bisa maksimal dalam mencerdaskan kehidupan bangsa apabila perutnya dalam kondisi lapar. Sebab pada kenyataannya, saat ini masih ada guru yang mendapatkan gaji sebesar Rp 300 ribu per bulan.

"Para guru adalah pekerja. Mereka juga harus diperhatikan kesejahteraannya. Termasuk para pekerja kependidikan, misalnya penjaga sekolah dan bagian tata usaha. Karena itu, dalam momentun peringatan Hari Pendidikan ini, jangan mengabaikan dan melupakan peran para guru dan tenaga honorer," tutup Kahar.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya