Berita

Prabowo-Sandi/Net

Politik

JMN Pasang Spanduk "Prabowo Presiden Rakyat" Dari Sumatera Sampai NTB

KAMIS, 02 MEI 2019 | 14:43 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Spanduk rakyat bertuliskan "Prabowo Presiden Rakyat" tersebar di sejumlah wilayah Indonesia mulai dari Sumatera, Jakarta, Jawa, Madura sampai ke Nusa Tenggara Barata (NTB).

Ketua Umum Pengurus Nasional Jaringan Muda Nusantara (PN JMN) Latif mengatakan, spanduk itu merupakan pernyataan yang mewakili dari masyarakat khususnya kalangan milenial yang selama ini digalang untuk mendukung Prabowo-Sandi.

"Spanduk itu datang dari unsur generasi muda yang terhimpun dalam satu wadah Jaringan Muda Nusantara, dan merupakan suatu sikap dari kalangan milenial untuk mengawal Pemilu sesuai UU Pasal 22E 22E pada prinsipnya setiap warga negara yang berhak memilih bebas menentukan pilihannya tanpa tekanan dan paksaan dari siapapun," sebut Latif, Kamis (2/5).


Spanduk itu, lanjut dia, terpasang di sejumlah tempat baik pingir jalan raya, perkampungan hingga pelosok desa. Organisasi yang dipimpinnya kini banyak mendapatkan dukungan publik.

Latif pun menyinggung soal KPU yang salah input data sebagai potensi kecurangan masif dalam Pemilu serentak 2019.

"Alhamdulillah sikap JMN selalu mendapat dukungan masyarakat luas, artinya dengan fakta-fakta yang terjadi di masyarakat selama pemilu ini berlangsung memberikan opsi kepada publik yang berpotensi ketidakpercayaan terhadap penyelenggara," ungkapnya.

Terakhir, Latif meminta seluruh jajaran pengurus JMN tetap solid melanjutkan kerja perjuangan dan tidak terprovokasi.

Selain itu, Latif mengingatkan kepada semua pihak baik pemerintah, dan masyarakat untuk tetap menjaga kondisifitas. Serta kepada penyelenggara bekerja sesuai prinsip undang-undang demi terselenggaranya pemilu yang berintegritas, profesional dan tidak berpihak.

"Karena ini bagian kecintaan kita kepada NKRI, kepada Bangsa Indonesia," tutup Latif.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya