Berita

Juru Debat BPN Prabowo-Sandi, Arief Poyuono/RMOL

Politik

BPN Sejalan Dengan Ijtima, Jokowi-Maruf Harus Dicoret

KAMIS, 02 MEI 2019 | 13:42 WIB | LAPORAN:

Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi menyambut baik rekomendasi Ijtima Ulama III, khususnya terkait permintaan kepada KPU dan Bawaslu untuk mendiskualifikasi pasangan nomor urut 01, Joko Widodo-Maruf Amin.

Juru Debat BPN Prabowo-Sandi, Arief Poyuono mengungkapkan, mantan Komisioner KPU RI Chusnul Mariyah juga sempat hadir di Ijtima dan menjelaskan adanya dugaan kecurangan pemilu secara terstruktur, sistematis, dan masif.

"Juga ada ahli IT mengatakan bahwa ada ketidakbenaran dalam sistem perhitungannya KPU untuk memframming gitu kan. Ada intruder-intruder (penyusup) di dalamnya begitu," katanya kepada wartawan, Kamis (2/5).


Perlu diketahui, Ijtima Ulama III menghasilkan lima rekomendasi. Di antaranya adalah menyatakan telah terjadi kecurangan TSM di Pemilu 2019, meminta BPN Prabowo-Sandi ajukan keberatan atas pemilu, mendesak KPU dan Bawaslu diskualifikasi Jokowi-Maruf.

Kemudian mengajak Umat Islam untuk mengawal kecurangan yang diduga dilakukan Paslon 01, dan terkahir memutuskan bahwa perjuangan melawan kecurangan dan kejahatan serta ketidakadilan adalah bentuk amar makruf nahi munkar, konstitusional, dan sah secara hukum demi menjaga keutuhan NKRI dan kedaulatan rakyat.

Ditekankan Arief yang juga Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini, ada beberapa faktor yang menjadi alasan Ijtima Ulama merekomendasikan itu. Oleh karenanya, Jokowi-Maruf harus segera didiskulifikasi jika memang terbukti melakukan kecurangan.

"Kan ada di Pasal UU Pemilu bahwa KPU bisa melakukan diskualifikasi jika mereka melakukan kecurangan," tandasnya.

Populer

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

Pujian Anies ke JK Benamkan Ade Armando Cs

Senin, 18 Mei 2026 | 04:20

UPDATE

Rieke Diah Pitaloka Soroti Pentingnya Integrasi Data Haji Nasional

Sabtu, 23 Mei 2026 | 10:18

Pekan Depan, Presiden dan Wapres Serahkan Hewan Kurban ke Masjid Istiqlal

Sabtu, 23 Mei 2026 | 10:01

Harga Minyak Dunia Naik Tipis di Akhir Pekan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:47

Haji 2026, Ketua Komisi VIII DPR Minta Pemerintah Waspadai Tantangan Fase Armuzna

Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:35

DPR dan Grenpace Bahas Penguatan Swasembada Pangan Lewat Hilirisasi Perkebunan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:19

Pemerintah Disarankan Dahulukan Kelompok Rentan untuk MBG

Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:09

Komisi V DPR Tinjau Gangguan GPS Penerbangan, Minta Sistem Mitigasi Diperkuat

Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:01

Indeks DXY Kokoh di 99,24, Dolar AS Dekati Level Tertinggi 6 Pekan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 08:54

Harga Tiket FIFA Matchday Timnas Indonesia Juni 2026, Ini Cara Belinya

Sabtu, 23 Mei 2026 | 08:48

Megawati dan Sri Sultan HB X Berbincang Santai di Keraton hingga Larut Malam

Sabtu, 23 Mei 2026 | 08:30

Selengkapnya