Berita

Hoax pernyataan Kapolri yang akan menindak people power/Repro

Hukum

Kapolri: Perintah Tembak Mati Meski Cucu Nabi Adalah Hoax!

KAMIS, 02 MEI 2019 | 11:38 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Kapolri Jenderal Tito Karnavian geram terhadap beredarnya tulisan  salah satu blog yang mencatut namanya. Dalam judul tulisan tersebut, Kapolri disebut siap menangani aksi poeple power dan siap menembak mati para perusuh sekalipun itu cucu nabi atau para habib.

Hal itu sontak diluruskan Kapolri bahwa tulisan yang disebarluaskan itu bohong atau hoax.

“Tolong sampaikan ada beberapa hoax yang mengatasnamakan saya, contohnya perintah Kapolri tembak di tempat meskipun itu cucu nabi, saya tidak mengatakan itu. Itu ada membuatnya di blog bukan di (media) mainstream,” kata Tito usai sertijab dan kenaikan pangkat perwira tinggi di Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Kamis (2/4).


Hoax tersebut, sambung Tito, disebutnya memang sengaja ditujukan untuk mengadu dirinya dengan para ulama dan Habib.

Mantan Kapolda Metro Jaya ini menjelaskan, pada prinsipnya Polri dalam menangani gerakan massa akan menanganinya sesuai prosedur yang berlaku secara proporsional.

“Mulai dari ringan persuasif sampai kepada koersif upaya paksa sesuai aturan berlaku baik nasional maupun internasional,” pungkasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya