Berita

Karni Ilyas/Net

Politik

Karni Ilyas Diserbu Netizen Karena Menjadi "Dungu"

KAMIS, 02 MEI 2019 | 06:01 WIB

Jagat twitter sempat dibuat heboh oleh postingan Karni Ilyas. Jurnalis senior yang kini sedang menikmati masa cuti membuat heboh lantaran cuitannya di twitter yang mendukung Politikus PDIP untuk duduk sebagai jaksa agung,

Dalam cuitannya, Pemred TV one ini mengomentari salah satu berita dari media daring yang berjudul "Kapitra Berharap Menjadi Jaksa Agung". Dalam berita itu, Kapitra mengklaim sudah memberikan segenap tenaga untuk memenangkan pasangan nomor urut 01, Joko Widodo-Maruf Amin dalam Pilpres 2019. Dan sudah sepantasnya diberikan penghargaan berupa jabatan jaksa agung.

"Saya kan sudah jungkir balik, berdarah-darah. Saya berharap kepada Pak Jokowi untuk bisa diberi kesempatan. Kalau sesuai dengan bidang saya itu ya jaksa agung," ujar Kapitra dalam artikel tersebut.


Menanggapi berita itu, Karni lalu memposting dukungan kepada Kapitra yang membuat netizen heboh.

"Mohon maaf, saya mendukung Pak Kapitra Ampera jadi Jaksa Agung ya. Hanya beliau orang Indonesia yang mampu berubah dari Kuda Troya jadi Kotak Pandora. Di tangan beliau sebagai Jaksa Agung saya percaya penegakan hukum akan semakin baik," tulis Karni.

Alhasil, postingan itu ditanggapi oleh netizen. Tak sedikit pula yang menanyakan apa akun Karni Ilyas dibajak atau dihack oleh orang tak bertanggung jawab.

Mendapati pertanyaan bertubi-tubi dari netizen. Karni kemudian memposting penjelasan mengapa dia memposting dukungan agar Kapitra pantas dipilih menjadi jaksa agung.

"Saya pastikan akun saya tidak dihack. Saya cuma lagi mencoba menikmati jadi orang dungu. Ternyata asyik juga. Maaf," tulis Karni memberikan penjelasan.


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya