Berita

Jokowi cium tangan Gus Dur/Net

Politik

Gus Dur Dihormati Semua Orang, Tapi Ijtihad Politiknya Dirusak Jokowi

RABU, 01 MEI 2019 | 13:38 WIB | LAPORAN:

Presiden Joko Widodo dinilai telah merusak ijtihad politik yang dicanangkan oleh Presiden RI ke-4 Abdurrahman Wahid terkait pimpinan Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Hal dikemukakan oleh Mantan Jurubicara Gus Dur, Adhie Massardi di akun Twitter pribadinya, Rabu (1/5).

Cuitan Adhie tersebut menanggapi unggahan seorang netizen @blontankpoer yang mengaku menemukan koleksi foto lama saat Jokowi mencium tangan Gus Dur.


"Peristiwa di Keraton Surakarta itu, menurut cetatan digital di kamera," tulisnya seraya menautkan tautan Instagram foto yang dimaksudnya.

Sementara di Instagram, Blontankpoer menilai adegan Jokowi mencium tangan Gus Dur adalah bukti bahwa Presiden RI ke-7 itu memiliki jiwa santri bahkan jauh sebelum menjadi orang nomor satu di republik ini.

"Semoga Pak Jokowi bisa mewujudkan cita-cita besar Gus Dur yang belum kesampaian, memeratakan keadilan, memajukan kemanusiaan, mempersatukan Indonesia dan memupuk persaudaraan tanpa memandang latar belakang atau atribut kesukuan, agama dan sebagainya. Amin," imbuhnya.

Menurut Adhie, sikap yang ditunjukkan Jokowi dalam foto tersebut tidak ada istimewanya. Pasalnya, Adhie menyebut semua orang akan menaruh hormat yang sama di hadapan Gus Dur.

"Hormat di depan. Di hadapan Gus Dur, semua orang memang hormat," tulis Adhie seraya meretweet unggahan Blontankpoer.

Adhie menambahkan, ketika tidak di hadapan Gus Dur, Jokowi ternyata malah menjalankan kebijakan yang bertentangan dengan ijtihad yang pernah dicanangkan Gus Dur.

"Tapi ketika jadi Presiden RI, Pak Joko Widodo justru merusak ijtihad politik GD yang monumental, yakni merotasi Pimpinan TNI (bergilir per-angkatan), Agar TNI tetap solid. Sekarang, rotasi Panglima TNI itu sudah berantakan," imbuh Adhie.

Dalam cuitan yang lain, Adhie menyebut jatah Panglima TNI saat ini, berdasarkan ijtihad Gus Dur, adalah dari TNI Angkatan Laut. Namun diketahui, Panglima TNI saat adalah Marsekal Hadi Tjahjanto yang berasal dari Angkatan Udara.

"Tapi sudah sulit dikembalikan ke track-nya. Sudah kadung rusak. Ya sudahlah, sak karepnya saja," pungkas Adhie.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya