Berita

Ketum PAN Zulkfli Hasan dan Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Zulhas: Ada Yang Sengaja Ganggu Konsentrasi Kader PAN Kawal Suara

RABU, 01 MEI 2019 | 10:31 WIB | LAPORAN:

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan menduga ada pihak-pihak yang sengaja mengganggu konsentrasi kadernya dalam mengawal proses perhitungan suara Pemilu 2019.

Pernyataan tersebut disinyalir berkaitan dengan maraknya isu yang menyebut partai matahari terbit itu akan bergabung dengan Koalisi Pendukung Paslon Jokowi-Maruf Amin usai seluruh tahapan Pemilu beres.

"Setelah gagal menggiring isu kehadiran saya di Istana, nampaknya ada beberapa pihak yang terus mengganggu konsentrasi Kader PAN mengamankan suara di Dapil, di mana banyak kecurangan terjadi," tulis pria yang akrab disapa Zulhas ini di Twitter, seraya mengunggah foto bersama Presiden Jokowi, Selasa (30/4).


Dalam cuitan selanjutnya, Zulhas kembali menegaskan kehadiran dirinya di Istana tempo hari murni untuk menghadiri pelantikan Gubernur Maluku terpilih, Murad Ismail.

"Apalagi Murad Ismail diusung oleh PAN di Pilkada Maluku lalu," tegasnya.

Untuk itu, Zulhas meminta seluruh kadernya agar tetap fokus dan tidak terganggu dengan isu-isu mengenai PAN yang sengaja dibangung belakangan ini.

"Kader PAN jangan terpancing dengan upaya adu domba ini. Kita tetap fokus mengamankan suara di Dapil!" pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya