Berita

Foto:RMOL

Politik

Sekjen GDR: Jangan Sampai Ada Rakyat Prabowo Dan Rakyat Jokowi

RABU, 01 MEI 2019 | 09:39 WIB | LAPORAN:

. Indonesia pasca Pemilu serentak 2019 semakin tidak terarah dan tidak sesuai dengan tujuan berbangsa dan bernegara yang telah disepakati oleh pendiri bangsa.

Hal itu terbukti dengan banyaknya gesekan antar dua pendukung di Pilpes, yang justru jauh dari nilai-nilai persatuan.

Sekretaris Jenderal Gerakan Daulat Rakyat (GDR), Eki Edysagirsang bersama dengan aktivis lintas generasi sepakat bila keadaan saat ini tidak bisa dibiarkan.


"Kami melihat makin retaknya kehidupan berbangsa dan bernegara. Polarisasi terjadi karena kepentingan politik. Demokrasi yang berjalan juga tidak membuat suasana politik Indonesia seperti menandakan adanya harapan akan munculnya regenerasi kepemimpinan yang lebih baik, tidak," ujar Eki di kawasan Tebet Timur Raya, Jakarta Selatan, Selasa malam (30/4).

Parahnya, lanjut Eki, pihaknya melihat situasi ini semakin buruk ketika ada rakyat yang terpecah belah yakni pro Jokowi dan pro Prabowo.

Menurutnya, di sinilah pemerintah harus secara masif melakukan tindakan agar tidak terjadi permusuhan dan perpecahan.

"Saat ini semakin terpolarisasinya kekuatan masyarakat, kita tak mau lagi nanti ada yang namanya rakyat Prabowo ada rakyat Jokowi. Ini terjadi karena apa? Karena manajemen kepemimpinan yang tidak benar yang dilakukan oleh rezim hari ini," tandasnya.

Seteleh pertemuan tadi malam, Gerakan Daulat Rakyat akan bergerak cepat untuk menyatakan sikap dan akan disampaikan pada Jumat mendatang (3/5).

Populer

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

Pujian Anies ke JK Benamkan Ade Armando Cs

Senin, 18 Mei 2026 | 04:20

UPDATE

Rieke Diah Pitaloka Soroti Pentingnya Integrasi Data Haji Nasional

Sabtu, 23 Mei 2026 | 10:18

Pekan Depan, Presiden dan Wapres Serahkan Hewan Kurban ke Masjid Istiqlal

Sabtu, 23 Mei 2026 | 10:01

Harga Minyak Dunia Naik Tipis di Akhir Pekan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:47

Haji 2026, Ketua Komisi VIII DPR Minta Pemerintah Waspadai Tantangan Fase Armuzna

Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:35

DPR dan Grenpace Bahas Penguatan Swasembada Pangan Lewat Hilirisasi Perkebunan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:19

Pemerintah Disarankan Dahulukan Kelompok Rentan untuk MBG

Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:09

Komisi V DPR Tinjau Gangguan GPS Penerbangan, Minta Sistem Mitigasi Diperkuat

Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:01

Indeks DXY Kokoh di 99,24, Dolar AS Dekati Level Tertinggi 6 Pekan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 08:54

Harga Tiket FIFA Matchday Timnas Indonesia Juni 2026, Ini Cara Belinya

Sabtu, 23 Mei 2026 | 08:48

Megawati dan Sri Sultan HB X Berbincang Santai di Keraton hingga Larut Malam

Sabtu, 23 Mei 2026 | 08:30

Selengkapnya