Berita

Fadli Zon/Net

Politik

Fadli Zon: Dugaan Kecurangan Pemilu Sangat Mengganggu Masyarakat

SELASA, 30 APRIL 2019 | 22:35 WIB | LAPORAN:

Dugaan kecurangan Pemilu dan Pilpres yang mencuat diibaratkan sebagai berburu binatang. Agar tidak menimbulkan luka, dugaan-dugaan tersebut harus segera diatasi.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon dalam program Catatan Demokras TVOne, Selasa (30/4).

"Dari kecurangan itulah kita terlihat sebagai negara demokrasi, tidak mampu menyelenggarakan Pemilu yang jujur dan adil, yang demokratis dan betul-betul mencerminkan suara rakyat," ujar Fadli yang juga Wakil Ketua DPR RI tersebut.


Fadli menambahkan, pihaknya sangat yakin Paslon 02 Prabowo-Sandi adalah pemenang dalam Pilpres 2019 ini. Namun ia menegaskan pihaknya tetap akan menanti hasil real count yang dilakukan oleh KPU.

Hanya saja, Fadli menyebut keyakinan itu tidak serta merta menghilangkan banyaknya dugaan kecurangan. Pasalnya, masyarakat sangat terganggu dengan dugaan kecurangan itu.

"Tapi kecurangan-kecurangan sebelum, pada saat dan setelah pelaksanaan Pemilu ini tidak bisa dibiarkan dan masyarakat sangat terganggu dengan ini," lanjut Fadli.

Tak hanya itu, Fadli juga mengimbau banyak pihak untuk tidak melontarkan kalimat provokatif yang mengarah pada SARA. Ia mengingatkan kasus penodaan agama yang dilakukan oleh Mantan Gubernur DKI Ahok BTP, yang menurut Fadli masih menyisakan luka hingga saat ini.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya