Berita

Rizal Ramli/Net

Politik

Rizal Ramli: Bangsa Indonesia Paling Tidak Suka Ketidakadilan

SELASA, 30 APRIL 2019 | 22:21 WIB | LAPORAN:

Ekonom Senior menyoroti inklusifitas Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam menyelenggarakan Pemilu. Menurutnya, banyak sekali laporan dari masyarakat yang tidak direspons.

Hal itu disampaikan pria yang akrab disapa RR itu dalam program Catatan Demokrasi TVOne, yang membahas pernyataan Mantan Ketua MK Mahfud MD soal provinsi yang dimenangkan Prabowo-Sandi sebagai daerah yang dulunya garis keras secara agama, Selasa (30/4).

Menurut RR, bangsa Indonesia sangat mendambakan keadilan. Oleh karenanya, KPU harus terbuka dalam setiap laporan yang dilakukan masyarakat.


"Bangsa kita paling tidak suka ketidakadilan, apakah itu dalam bentuk kecurangan atau ketidakmampuan teknis. Misalnya di dalam kasus Pemilu ini, kami minta sistem IT KPU diaudit yang benar, audit  forensik. Ketahuan nanti kalau ada permainan dan lain-lain," ujar RR.

RR meyakini, masyarakat Indonesia tidak perlu diajari soal rekonsiliasi. Keterbukaan dan transparansi penyelenggara Pemilu akan sendirinya membuat rakyat dengan sukarela untuk rekonsiliasi pasca perta demokrasi.

"Jadi selama kita terbuka, transparan, rakyat kita bisa terima kok. Dan kalau itu terjadi, bangsa kita dengan gampang melakukan rekonsiliasi," tandas RR.

Dalam kesempatan tersebut, Mantan Menteri Era Jokowi itu juga menilai Pemilu 2019 sebagai pesta demokrasi terburuk dalam sejarah Indonesia.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya