Berita

Nusantara

Bakrie Untuk Negeri Dukung Program Pelatihan Kepemimpinan dan Pertukaran Anak Muda

SENIN, 29 APRIL 2019 | 23:17 WIB | LAPORAN:

Lembaga Amil Kelompok Bakrie, Bakrie Untuk Negeri mendukung program perkumpulan kader bangsa, yakni kegiatan sekolah kepemimpinan anak muda Indonesian Young Leaders Exchange Program (IYLEP).

Ketua Yayasan Bakrie Untuk Negeri, Hendrajanto Marta Sakti dalam keterangan tertulisnya mengatakan, Bakrie Untuk Negeri berperan serta menjadi bagian dari komponen Bangsa untuk mendorong terjadinya masyarakat yang sejahtera.

"IYLEP adalah program yang cerdas dalam merespon dan mengantisipasi Indonesia ke depan," ujarnya, Senin (29/4).


Tak hanya itu, dirinya menambahkan, di era milenial ini anak muda harus siap menghadapi disruption era dengan jiwa dinamis, inovatif, dan kreatif.

"Dalam era milenial sekarang ini, di mana dunia digital telah mengakibatkan revolusi di berbagai bidang, maka karakter lain yang harus ditumbuhkan oleh para leaders adalah mereka yang mempunyai jiwa dinamis, inovatif, dan kreatif," lanjutnya.

Di kesempatan yang sama, Dimas Oky Nugroho selaku Course Leader IYLEP mengatakan pentingnya mempersiapkan pemimpin-pemimpin muda di berbagai sektor.

“Di negara-negara manapun yang ingin maju, negara harus secara serius mempersiapkan anak-anak mudanya yang kelak akan menjadi pemimpin masa depan. Mereka harus bergaul dengan masyarakat dunia dan menjadi pemenang di era revolusi industri 4.0 ini,” terang Dimas yang juga Founder Perkumpulan Kader Bangsa ini.

Dan puncaknya, di hari ketiga pelaksanaan yakni pada Jumat (26/4), peserta diajak berkunjung di S. Rajaratnam School of International Studies dan berdiskusi dengan Ambassador Ong Keng Yong (Executive Deputy Chairman, RSIS) dan Dr. Leonard C. Sebastian (Coordinator of Indonesia Programme, IDSS).

Dilanjutkan ke kantor berita The Straits Times untuk mendiskusikan tentang 'The Development of Contemporary Media' dan eksplor newsroom. Sementara itu, hari ketiga ditutup dengan kunjungan ke komunitas wirausaha dan ekonomi kreatif, NUS Enterprise dan DesignSingapore Council.

IYLEP sendiri diselenggarakan selama 4 hari di Singapura, 21-24 April 2019. Diikuti oleh 20 anak muda dari berbagai latar belakang, mulai dari aktivis mahasiswa, pemimpin komunitas, pegiat ekonomi kreatif, akademisi, bankir, entrepreneur muda, penulis, konten kreatif hingga aparatur sipil.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya