Berita

Senior Vice President Legal Corporate PT PLN Dedeng Hidayat/RMOL

Hukum

Diperiksa Kasus Suap PLTU Riau-1, Pejabat PLN: Saya Ikut Paraf Perpres

SENIN, 29 APRIL 2019 | 16:51 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Senior Vice President Legal Corporate PT PLN Dedeng Hidayat usai menjalani pemeriksaan sebagai saksi dugaan suap proyek PLTU Riau-1 untuk tersangka Dirut PLN, Sofyan Basyir alias SFB.

Dedeng yang keluar dari gedung KPK sekira pukul 14.53 WIB itu tampak santai dan ramah saat ditanya awak media.

Ia mengaku didalami penyidik KPK terkait penandatanganan Peraturan Presiden (Perpres) yang dia ikut melakukan paraf.


"Ditanya soal tupoksi saya saja. Tadi, ya tadi mengenani (perpres) itu. Saya hanya ikut paraf saja," kata Dedeng dengan nada pelan kepada awak media, di gedung KPK, Kuningan Jakarta, Senin (29/4).

Dalam perkara ini, KPK menduga pada tahun 2016, Sofyan Basir menunjuk Kotjo untuk mengerjakan mega proyek listrik meskipun belum terbit Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4/2016 tentang Percepatan Pembangunan Infrastruktur Ketenagalistrikan yang menugaskan PT PLN (Persero) menyelenggarakan Pembangunan Infrastruktur Kelistrikan (PIK).

Sofyan diduga menerima janji dengan mendapatkan bagian yang sama sebagaimana jatah yang akan diterima Eni Maulani Saragih dan Idrus Marham jika Kotjo mendapatkan proyek PLTU Riau-1.

Dedeng pun hanya ikut menandatangani Perpres Nomor 4/2016 tentang percepatan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan itu.

"Paraf yang di Perpres-nya itu parafnya. Gatau, kalau itu sudah di penyidikan nanti saya salah. Saya hanya tupoksi itu saja," tutupnya.


Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya