Berita

Tersangka Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman/Net

Hukum

Operasi Tangkap Tangan

10 Advokat Disiapkan Hadang KPK

Wali Kota Tasikmalaya Tersangka Kasus DAK
SENIN, 29 APRIL 2019 | 08:24 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Tersangka Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman menunjuk 10 pengacara untuk menghadapi perkara hukum yang menjeratnya.

Anggota tim kuasa hukum tersangka, Bambang Lesmana mengatakan, Budi sudah me­nyerahkan sepenuhnya urusan perkara di KPK kepada tim ad­vokat yang tersebar di Bandung, Jakarta dan Tasikmalaya.

"Ada 10 orang yakni 1 dari Jakarta, 2 orang dari Bandung dan 7 orang dari Tasikmalaya," katanya, kemarin.


Sejauh ini, pihaknya tengah mempersiapkan sejumlah bukti-bukti guna menghadapi kasus hukum yang menjerat orang no­mor satu di Tasikmalaya tersebut. "Pertama kita kooperatif dulu, kooperatif terhadap KPK. Kitatunjukan bahwa Pak Wali Kota Tasikmalaya memberikan contoh kepada masyarakat Kota Tasikmalaya dia kooperatif, taat hu­kum, dan mengikuti prosedur."

Dia belum bersedia bicara teknis perkara. Bambang memi­lih untuk memberikan kesenpa­tan KPK seluas-luasnya untuk melakukan penyidikan secara terang benderang.

"Prosesnya bagaimana nanti juga kita dari tim, kita menyiapkan juga bukti-bukti, prosesnya bagaimana kejadiannya bagaimana, kita jelaskan. Nah sekarang kita tidak akan buka seluruhnya karena sedang proses perkara. KPK juga sekarang se­dang melakukan pemeriksaan di Tasikmalaya," tandanya.

Disinggung ada soal apakah ada surat penetapan tersangka terhadap klienya, Bambang menjelaskan, pihaknya hanya ada menerima surat dari Pak Wali Kota. Ia membaca hanya ada su­rat tentang penggeledahan, surat tentang sprindik, surat tentang pemeriksaan ada sekitar lima atau enam surat dan di dalam surat itu ada statusnya tersangka.

"Dari sekitar enam surat itu ternyata dalam isi suratnya sudah ada tersangka gitu. Cuma kalau surat penetapan tersangka saya belum terima, hanya surat peng­geledahan, penyitaan, dan surat ada status tersangka," imbuhnya.

Bambang juga menegaskan, sudah siap menghadapi proses penyidikan di KPK. Meskipun dia sempat menwarkan kliennya untuk menempuh upaya praperadilan, namun hal itu ditolak kliennya. Ditambahkan, prosesnya biar mengalir sesuai prosedur saja.

Ditanya apa barang bukti yang sudah disiapkan tim ad­vokat, Bambang mengatakan, banyak dan menyangkut pokok perkara tentang permasalahan. "Sekarang KPK sedang men­gumpulkan bukti dan kita juga sedang mengumpulkan. Yang penting selama ini bahwa Pak Wali tidak korupsi tidak me­nyalahgunakan anggaran yang telah dikucurkan."

Sebelumnya, KPK melaku­kan penggeledahan di ruang kerja Wali Kota Tasikmalaya. Usai penggeladahan, KPK me­netapkan Budi Budiman sebagai tersangka. Dia disangka melaku­kan suap terhadap Direktorat Jendral Pertimbangan Keuangan di Kementerian Keuangan RI, Yaya Purnomo terkait penam­bahan Dana Alokasi Khusus (DAK).

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya