Berita

Idham Azis-Arief Sulistyanto-Moechgiyarto/Net

Politik

Inilah Bakal Calon Kapolri Dan Bakal Calon Wakapolri Yang Baru

SABTU, 27 APRIL 2019 | 07:42 WIB | OLEH: MEGA SIMARMATA

. Hari Jumat (26/4) kemarin keluar Telegram Rahasia dari Mabes Polri tentang gerbong mutasi terbaru.

Tercatat pergeseran di sejumlah posisi jenderal bintang tiga Komjen Moechgiyarto menjadi Irwasum Polri, Irjen Condro Kirono menjadi Kabaharkam dan Irjen Agung Marwoto menjadi Kabaintelkam.

Tidak ada yang aneh dari mutasi ini sebab tahun 2019 memang ada beberapa pati bintang 3 yang pensiun.


Jadi wajar jika terjadi penyegaran organisasi dalam tubuh Polri.

Tapi yang menarik dari mutasi ini, gambaran tentang siapa yang akan menjadi Kapolri dan Wakapolri yang baru sudah bisa dibayangkan.

Tidak lama, Kapolri Tito Karnavian memang sudah layak diganti.

Sebab tahun 2019 ini adalah tahun ketiga Tito menjabat sebagai Kapolri.

Tito sudah selayaknya diganti karena jabatan Kapolri sudah tiga tahun diemban.

Bagaimana dengan posisi Wakapolri?

Komjen Ari Dono Sukmanto, bulan Juli 2019 akan memasuki Masa Persiapan Pensiun (MPP).

Ari akan pensiun per tanggal 1 Januari 2020.

Masa kedinasan Ari Dono dalam organisasi Polri hanya tinggal beberapa bulan saja.

Lalu siapa yang layak jadi Kapolri dan Wakapolri?

Yang bersangkutan tentu harus merupakan Perwira Tinggi Polri bintang tiga.

Ada tiga Perwira Tinggi Polri bintang tiga yang saya prediksi akan menjadi Calon Kapolri dan Calon Wakapolri baru yaitu:

Kabareskrim Komjen Idham Azis (88), Kalemdikpol Komjen Arief Sulistyanto (87) dan Irwasum Polri Komjen Moechgiyarto (86)

Sulit menutup-nutupi tentang kapabilitas, integritas, prestasi dan profesionalisme dari ketiga perwira tinggi Polri ini.

Idham, Arief dan Moechgiyarto, sama sama berlatar-belakang reserse.

Tiga polisi ini reserse reserse terhebat yang dimiliki Indonesia.

Jadi tidak harus menunggu sampai berbulan-bulan.

Pergantian Kapolri sudah bisa dibahas dan dipertimbangkan mulai saat ini.

Tongkat estafet kepemimpinan dalam organisasi Polri, sudah saatnya diserahkan kepada pejabat baru agar terjadi penyegaran organisasi.

"To serve and protect for justice and humanity".

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

UPDATE

Kadisdik DKI Senang Lihat Kemping Pramuka di SDN 11 Kebon Jeruk

Sabtu, 10 Januari 2026 | 02:03

Roy Suryo Cs Pastikan Menolak Ikuti Jejak Eggi dan Damai

Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:47

Polri Tetap di Bawah Presiden Sesuai Amanat Reformasi

Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:14

Kesadaran Keselamatan Pengguna Jalan Tol Rendah

Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:04

Eggi dan Damai Temui Jokowi, Kuasa Hukum Roy Suryo Cs: Ada Pejuang Ada Pecundang!

Sabtu, 10 Januari 2026 | 00:34

Debat Gibran-Pandji, Siapa Pemenangnya?

Sabtu, 10 Januari 2026 | 00:19

Prabowo Didorong Turun Tangan terkait Kasus Ketua Koperasi Handep

Sabtu, 10 Januari 2026 | 00:04

Eggi dan Damai Mungkin Takut Dipenjara

Jumat, 09 Januari 2026 | 23:46

Relasi Buku Sejarah dan Medium Refleksi Kebangsaan

Jumat, 09 Januari 2026 | 23:42

Kadispora Bungkam soal Lahan Negara di Kramat Jati Disulap Jadi Perumahan

Jumat, 09 Januari 2026 | 23:07

Selengkapnya