Berita

Hafizh Syahrin/Net

Olahraga

Performa Syahrin di Bawah Standar

MotoGP
JUMAT, 26 APRIL 2019 | 09:35 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Bos KTM Tech3 Racing, Herve Poncharal akhirnya angkat suara terkait penampilan Hafizh Syahrin di MotoGP 2019. Menurutnya, penampilan pebalap asal Malaysia masih di bawah standar KTM.

Hal itu membuatnya kecewa berat. Dari tiga seri balapan MotoGP musim ini Syahrin hanya finish di urutan papan bawah. Dia finis diposisi buncit saat MotoGP Qatar. Lalu kedua dari bawah di MotoGP Argentina dan kembali posisi buncit di Amerika. Torehan ini sangat timpang jika diband­ing dengan musim lalu. Pada tiga seri tahun lalu, Syahrin sudah mencetak sembilan poin bersama Tech3 yang masih bekerja sama dengan Yamaha.

Bahkan, Syahrin mampu finis di posisi 10 besar sebanyak tiga kali musim lalu. Pada ketegori rookie, Syahrin hanya kalah Franco Morbidelli. "Hafizh Syahrin sangat mengece­wakan musim ini. Kami tak mengerti mengapa dia bisa begitu," sesal Poncharal dikutip crash.


Sangking terpuruknya, Syahrin juga kalah dari rookie KTM di MotoGP, Miguel Oliveira. Pembalap asal Portugal itu sudah menorehkan tujuh poin di tiga balapan terakhir.

Saat balapan di Qatar, Syahrin finis 26,9 detik dari Oliveira. Lalu dia finis 9,7 detik di belakang Oliveira di Argentina dan mejauh lagi 23,4 detik di Amerika Serikat Selain Syahrin, rekannya di tim pabrikan KTM Racing Johann Zarco juga masih jauh dari harapan. Untuk men­dongkrak performa tersebut, Poncharal akan memperbaiki suku cadang motor Zarco.

"Kami akan mendapatkan beberapa upgrade dari KTM dan setelah itu jalani tes pasca lomba di hari Senin, ini menjanjikan," ucapnya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya