Berita

Ratusan Karya Dalam Festival Kebaya Banyuwangi/RMOL

Nusantara

Siswa SMK Hingga Desainer Ternama Ramaikan Festival Kebaya Banyuwangi

KAMIS, 25 APRIL 2019 | 19:23 WIB | LAPORAN:

Banyuwangi berhasil menampilkan Keanggunan kebaya sebagai produk budaya bangsa Indonesia.

Hal itu terbukti,dalam balutan Festival Kebaya, ratusan karya kebaya rancangan anak bangsa mulai siswa SMK hingga desainer nasional berhasil memukau ribuan penonton di Gelanggang Seni-Budaya (Gesibu) Banyuwangi.

Beragam tema kebaya mulai dari nuansa etnik, cheerfull, kebaya casual, hingga kebaya pesta tampil dengan menawan pada Rabu Malam (24/4). Desainer yang terlibat juga memberikan sentuhan berbeda pada setiap karya busananya.


“Banyuwangi mendorong tumbuhnya sektor kreatif, salah satunya fashion. Festival ini kami gelar tidak hanya sebagai media promosi bagi desainer lokal, tapi juga menumbuhkan bibit bibit desainer muda daerah,” kata Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas.

Anas menyebutkan, Festival Kebaya ini menampilkan dua desainer nasional yakni Leny Agustin dan Monica Weber. Leny menyuguhkan karya busana cheerfull yang bernuansa muda sebagaimana ciri khas. Sedangkan Monica memberikan sentuhan elegan pada tema kebaya.

Kemudian ada tujuh desainer lokal Banyuwangi mereka adalah Eko Purwanto, Almira, Nirmala Eka, Esy Polaris, A Muzakki, Ocha Laros dan Mayasari Yosefa. Semuanya menampilkan busana kebaya indah baik casual hingga pesta.

“Kami menautkan para desainer lokal, termasuk anak-anak SMK, dengan pelaku fashion nasional. Sehingga diharapkan ada percepatan kualitas. Dan dalam waktu tak lama, para desainer lokal bisa mengakses industri fashion nasional, memasarkan karyanya agar tambah laris,” imbuhnya.

Sementara itu, Festival Kebaya Banyuwangi kali ini terasa lebih istimewa dengan memberikan panggung bagi karya para pelajar SMK. Sebanyak 18 siswa dari 9 SMK di Banyuwangi menampilkan karya originalnya.

Sebelumnya mereka telah mendapatkan mentoring dalam workshop busana oleh Indonesian Fashion Chamber (IFC) selama satu minggu.

“Sebelum festival digelar, rangkaian workshop digelar. Kami fasilitasi bagaimana anak-anak muda Banyuwangi memahami business process industri fashion secara benar,” paparnya.

Selanjutnya, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang turut hadir dalam event tersebut memberikan apresiasi. Dirinya memuji upaya Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dalam memajukan sektor kreatif daerah.

“Orang hebat dan kuat akan dikalahkan oleh orang kreatif dan inovatif. Para desainer adalah orang-orang yang kreatif dan inovatif. Di  belahan dunia manapun yang hidup dan survive adalah mereka yang menggerakkan sektor kreatif. Banyuwangi telah melakukannya” ujar Khofifah.

Disisi lain, para siswa yang mengikuti Festival tersebut juga mengaku bangga, seperti yang diutarakan Dendy Cahyono (17), siswa kelas XI SMK Bustanul Falah, Kecamatan Genteng. Dirinya merasa beruntung bisa mendapat kesempatan ikut pelatihan dan menghasilkan karya busana yang langsung dipamerkan kepada khalayak luas.

“Ini baru pertama kalinya saya buat kebaya. Kami diajari membuat desain hingga teknik menjahit, juga bagaimana membuat detail busana agar menarik,” kata siswa jurusan busana itu.

Selain Dendy juga ada Melisa Dwi Ardiyanti (17) Siswa kelas XI SMKN Ihya Ulumudin. Melisa merasa bangga sekaligus terharu karena hasil karyanya ditampilkan langsung di atas panggung Festival dan disaksikan oleh ribuan orang.

“Tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Saya semakin semangat untuk menekuni dunia tata busana yang memang menjadi passion saya,” tandasnya.

Festival Kebaya semakin meriah dengan hadirnya penampilan penyanyi Keroncong asal Solo, Endah Laras. Endah sukses melengkapi keseruan even lewat alunan keroncong yang memikat dan guyonan segarnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya