Berita

Mattia Binotto/Net

Olahraga

Ferrari Permak SF90

Formula 1
KAMIS, 25 APRIL 2019 | 10:38 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Ferrari melakukan pem­baruan mobil SF90 usai be­berapa kali kalah cepat dari Mercedes.

Langkah tersebut dibocorkan team Principal Ferrari, Mattia Binotto jelang F1 GP Azerbaijan akhir pekan ini.

Dia menyebut pembaruan ini merupakan langkah awal Ferrari untuk memaksimalkan kinerja dan juga mendukung mobil untuk beradaptasi dengan karakteristik sirkuit.


"Ferrari akan membawa be­berapa pembaruan ke Baku, sebagai langkah pertama dalam pengembangan SF90," kata Binotto dilansir GP Blog.

Pembaruan tersebut memang harus ditempuh, mengingat Ferrari harus mengejar ketert­inggalannya dari Mercedes. Mereka tercatat sudah menga­lami kekalahan tiga kali secara beruntun dari tim Mercy.

Kini, Ferrari berada satu setrip di bawah Mercedes pada tabel klasemen sementara konstruk­tor F1 musim ini dengan selisih 57 poin.

"Kami berupaya menye­suaikan pengaturan mobil dan manajemen unit daya den­gan karakteristik trek," ucap Binotto.

Menurutnya karakteristik lintasan di Baku, Azerbaijan yang lurus dan panjang-panjang menuntut kinerja tinggi pada mesin. Khususnya terkait pem­bakaran internal maupun elemen hibrida.

"Permukaan lintasan sangat halus, yang berarti keausan ban umumnya rendah, tetapi karena ban menghasilkan lebih sedikit energi, mungkin sulit un­tuk membuatnya berada dalam kisaran suhu kerja yang tepat," tutupnya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya