Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Banyak Korban Berjatuhan, Pemerintah Diminta Evaluasi Model Pemilu Serentak

RABU, 24 APRIL 2019 | 07:51 WIB | LAPORAN:

Gugurnya Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) saat pemilu serentak berlangsung harus segera disikapi serius oleh pemerintah dengan mengevaluasi langsung model pemilu serentak.

Begitu kira-kira pendapat dari Pengamat Komunikasi Politik asal UGM, Nyarwi Ahmad dalam melihat peristiwa banyaknya korban jiwa usai pemilu 2019.

"Evaluasi terkait hal tersebut sangat diperlukan. Evaluasi juga diperlukan tentang perlu tidaknya model penyelenggaraan pemilu serentak seperti kemarin. Yang dipertanyakan, seberapa model seperti ini efektif,  seberapa siap para penyelenggara dengan model pemilu seperti ini?," tandas Nyarwi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (24/4).


Selain berdampak dengan jatuhnya korban jiwa, kebanyakan petugas KPPS diduga kelelahan karena penghitungan suara yang jadi satu antara pilpres dan pileg.

Itu sebabnya harus ada perhitungan yang tepat dalam pemilu yang dilakukan secara serentak di masa mendatang, agar tidak terjadi hal seperti ini lagi.

"Apa saja konsekuensi adminstratif/logistik dan politik akibat penggabungan pileg dan pilpres baik di pusat dan di daerah? Semua itu, perlu dievaluasi kembali," tutupnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya