Berita

Penjagaan ketat polisi di gereja di Sri Lanka/Net

Dunia

ISIS Klaim Teror Bom Minggu Paskah Di Sri Lanka, Pembalasan Serangan Christchurch?

SELASA, 23 APRIL 2019 | 23:36 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kelompok militan ISIS mengklaim bertanggung jawab atas pemboman terkoordinasi di Sri Lanka yang menewaskan 321 orang dan melukai sekitar 500 lainnya akhir pekan kemarin.

Konfirmasi itu disamlaikan kata kantor berita AMAQ yang berafiliasi dengan ISIS (Selasa, 23/4).

"Mereka yang melakukan serangan yang menargetkan anggota koalisi yang dipimpin Amerika Serikat dan Kristen di Sri Lanka sehari sebelum kemarin adalah pejuang kelompok ISIS," kata kelompok itu dalam sebuah pernyataan.


Namun tidak ada bukti yang dikemukakan atas klaim tersebut.

Sebelumnya, Perdana Menteri Sri Lanka Ranil Wickremesinghe mengatakan bahwa dia percaya serangan hari Paskah memiliki kaitan dengan ISIS.

Wickremesinghe mengatakan kepada wartawan bahwa badan-badan keamanan pemerintah sedang memantau orang-orang Sri Lanka yang telah bergabung dengan ISIS dan kembali ke rumah.

"Kami akan menindaklanjuti klaim ISIS kami percaya mungkin ada tautan," jelasnya seperti dimuat Channel News Asia.

Sebelumnya, Menteri Pertahanan Sri Lanka Ruwan Wijewardene mengatakan penyelidikan awal menunjukkan bahwa serangan itu adalah pembalasan untuk serangan Christchurch. Belum bisa dipastikan motif di balik serangan.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya