Berita

Foto/Net

Bisnis

Jokowi Ingin Bisa Dorong Kerja Ekspor

Arah APBN 2020
SELASA, 23 APRIL 2019 | 09:26 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Presiden Jokowi mengge­lar rapat kabinet terbatas (ra­tas) dengan anggota kabinet kerja membahas penyusunan Anggaran Pendapatan dan Be­lanja Negara (APBN) untuk tahun 2020 di Kantor Presiden, Jakarta, kemarin.

Dalam arahannya, Jokowi me­minta, agar penyusunan APBN 2020 bisa memberikan stimulus untuk meningkatkan kinerja ekspor dan investasi. Hal itu diperlukan untuk menjawab tantangan yang akan dihadapi Indonesia ke depan. Peningkatan ekspor dan investasi diharapkan bisa menjadi pondasi daya tahan ekonomi nasional di tengah dina­mika perekonomian dunia yang masih bergejolak.

"Dua hal yang sudah sering saya sampaikan, investasi dan ekspor merupakan kunci peningkatan daya tahan serta daya saing ekonomi Indonesia. Karenanya, investasi dan ekspor harus meningkat," ujar Jokowi.


Ratas ini dihadiri Wakil Presi­den Jusuf Kalla dan sejumlah Menteri. Antara lain, menteri Koordinator bidang Perekono­mian Darmin Nasution, Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto, Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut B Panjaitan, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu, Menteri Agama Luk­man Hakim Saifuddin, Men­teri Riset Pendidikan Tinggi M Nasir, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Energi dan Sumber Daya Ignasius Jonan, Menteri Sosial Agus Gumiwang, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehu­tanan Siti Nurbaya, dan Menteri Pertanian Amran Sulaiman.

Selain untuk mendorong ekspor, Jokowi meminta APBN tahun depan diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkualitas, merata dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat. Pesan lain Presiden, Pemanfaatan APBN juga harus fokus pada penguatan sumber daya manusia (SDM) dan perlindungan sosial seperti yang sudah dijalankan pemerin­tah di 2019.

"Rencana anggaran untuk 2020 harus detail dan sesuai dengan prioritas pembangunan. Dan, yang tidak kalah penting, harus bisa dilaksanakan dan bisa diukur hasilnya," tegas Jokowi.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/ Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan, untuk meningkatkan kualitas SDM Indonesia pemerintah akan fokus pada perbaikan pendidikan dan kesehatan pada tahun 2020.

"Harus ada perbaikan dari indikator kesehatan maupun pendidikan. Nanti pada tahun pertama akan didefinisikan lagi mana yang jadi prioritas," ujar Bambang.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Intervensi Prabowo soal Kabinet Jelang Pelantikan Presiden

Jumat, 03 Juli 2026 | 06:13

Sehina-hinanya, Serendah-rendahnya

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:48

Rezim Baru dan Kelahiran Organisasi Pemuda Paramiliter

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:41

Satu Polisi Tewas Dibacok saat Gerebek Bandar Sabu di Katingan

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:18

Jokowi Kecewa Berat Roy Suryo-Dokter Tifa Tak Ditahan

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:15

Jokowi Tidak Rela Kehilangan Kekuasaan

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:26

Spanyol Lolos ke 16 Besar setelah Gasak Austria 3-0

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:12

Raja Juli Antoni Dituntut Terbuka soal Kasus Bupati Kuansing

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:03

Flyover Latumenten Bisa Kurangi Kemacetan 40 Persen

Jumat, 03 Juli 2026 | 03:30

Sangat Aneh Kejaksaan Belum Periksa Jokowi

Jumat, 03 Juli 2026 | 03:17

Selengkapnya