Berita

Alex Rins/Net

Olahraga

Suzuki Cepat Capai Target

MotoGP
SELASA, 23 APRIL 2019 | 08:59 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Tim Suzuki memasang target realistis pada balapan MotoGP musim ini. Mereka hanya cukup menang satu kali saja. Target itu berhasil dicapai lebih awal oleh Alex Rins saat balapan di Circuit of the Americas (15/4).

Target itu disampaikan Davide Brivio, bos Suzuki dalam rapat internal mereka. Atas keberhasilan ini, sejumlah teknisi tim Suzuki Ecstas diganjar hadiah.

"Jujur saja, kami memulai musim ini dengan target memenangkan 1 balapan saja," ungkap Brivio dikutip Paddock-GP.com.


Namun setelah target tersebut dicapai, kini Alex Rins mendadak digadang-gadang sebagai salah satu kandidat juara MotoGP 2019. "Kuda hitam" dari persaingan pebalap papan atas sebelumnya.

Menanggapi reaksi tersebut, Brivio menjawabnya dengan santai. "Terlalu dini untuk membahas itu (gelar juara dunia MotoGP). Saya rasa kurang berguna membahas gelar juara dunia saat ini, karena masih ada 16 seri lain," ucapnya

Menurutnya, saat ini Suzuki hanya fokus ke balap di Jerez pekan depan. Dia mengakui rival-rivalnya akan se­makin kuat dan melakukan evaluasi pasca balap MotoGP Amerika.

Sebetulnya, sejak comeback di 2015, Suzuki sudah cukup kompetitif dengan bisa meraih kemenangan di 2016, saat itu bersama Maverick Vinales. Sayangnya, di 2017 Vinales memilih hengkang ke Yamaha dan Suzuki mencari pebalap lain. Baru pada 2018, Suzuki bisa kembali kompetitif dan meraih 9 podium. Target Suzuki di tahun itu juga sederhana, yakni menghilangkan status konsesinya. Begitupun tahun ini. Dari target satu podium di sepanjang musim 2019, Suzuki justru meraih capaian tersebut lebih awal dari yang diperkirakan.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya