Berita

Polisi Sri Lanka berjaga/Net

Global

Pelaku Ledakan Bom Bunuh Diri Saat Antre Prasmanan Di Hotel Mewah Sri Lanka

MINGGU, 21 APRIL 2019 | 23:57 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Serangan di salah satu hotel mewah di Kolombo, Sri Lanka hari Minggu (21/4) dilakukan oleh pelaku bom bunuh diri.

Salah seorang manager di hotel Cinnamon Grand menjelaskan kepada AFP bahwa pelaku bom bunuh diri sedang menunggu dalam antrian untuk sarapan prasmanan pada Minggu pagi sebelum meledakkan bahan peledak yang diikat di punggungnya.

Sambil membawa piring, pria itu, yang telah mendaftar di hotel malam sebelumnya, baru saja akan dilayani oleh pelayan hotel ketika dia mulai meledakkan bom di tubuhnya dan menghancurkan restoran itu.


"Ada kekacauan total," kata manajer yang enggan disebutkan namanya tersebut.

Restoran Taprobane di hotel tersebut pada saat itu tengah ramai pengunjung karena libur dan perayaan Minggu Paskah.

"Saat itu pukul 8.30 pagi dan sibuk," jelasnya.

"Dia (pelaku bom bunuh diri) naik ke puncak antrian dan memulai ledakan. Salah satu manajer kami yang menyambut tamu adalah di antara mereka yang tewas seketika," tambahnya.

Pelaku bom bunuh diri itu juga tewas seketika.

Pejabat hotel lainnya mengatakan bahwa pelaku bom bunuh diri memberikan akamat palsu saat check-in.

Dua hotel lainnya yang menjadi lokasi serangan bom adalah hotel mewas Shangri-La dan Kingsbury. Keduanya diserang bom pada waktu yang hampir bersamaan, bersama dengan tiga gereja yang penuh dengan umat yang menghadiri kebaktian Minggu Paskah.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya