Berita

Vaksin/Net

Dunia

Rusia Berhasil Produksi Vaksin 5 In 1 Untuk Anak

SABTU, 20 APRIL 2019 | 09:45 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Rusia berhasil memproduksi vaksin kombo 5 in 1 untuk anak-anak, atau vaksin yang dirancang untuk melindungi anak dari lima penyakit berbahaya. Vaksin tersebut telah memperoleh lisensi pekan ini.

Vaksin yang dirancang untuk anak berusia enam bulan ke atas itu mampu melindungi anak dari penyakit difteri, tetanus, batuk rejan, hepatitis B dan Haemophilus influenza tipe b (Hib).

Sebelum vaksin ini ditemukan, anak-anak diberikan suntikan terpisah untuk pencegahan masing-masing penyakit.


Menurut produsen, Nacimbio, vaksin 5-in-1 mengurangi tekanan pada sistem kekebalan anak karena mengandung lebih sedikit antigen, sambil memastikan perlindungan dari penyakit.

Vaksin baru ini tidak mengandung thimerosal atau pengawet organik berbasis merkuri yang telah digunakan dalam sejumlah obat dan banyak vaksin.

Vaksin kombinasi seperti vaksin pentavalent memastikan cakupan vaksinasi yang lebih baik dan juga membantu mengurangi stres akibat vaksinasi karena anak-anak hanya menerima satu suntikan.

Dikabarkan Russia Today, perbedaan utama lainnya adalah bahwa vaksin baru tersebut mengandung vaksin acellular pertussis (aP), yang memiliki risiko efek samping yang lebih rendah, sehingga cocok untuk anak-anak yang sakit kronis.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya