Berita

Ilhan Omar/Net

Dunia

Ancam Politisi Demokrat, Pria Pendukung Trump Ini Ditangkap

SABTU, 20 APRIL 2019 | 08:48 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Polisi menangkap seorang pria Florida pada hari Jumat (19/4) atas dugaan meninggalkan pesan rasis, homofobia dan Islamofobia yang diisi dengan ancaman kematian pada voicemail kepada beberapa anggota Kongres Demokrat.

Pria itu adalah John Kless berusia 49 tahun dari Broward County. Dia dituduh meninggalkan ancaman kematian surat suara berserakan sumpah serapah di Washington, kantor Perwakilan California Eric Swalwell, anggota Kongres Detroit Rashida Tlaib dan Senator New Jersey Cory Booker.

Dikabarkan Al Jazeera, dalam pesan-pesan itu, dia diduga mengancam dan mengungkapkan kebenciannya pada Ilhan Omar.


Tlaib dan Omar sendiri adalah wanita Muslim pertama di Kongres Amerika Serikat.

Sementara itu Booker adalah keturunan Afrika-Amerika, dan Swalwell mencalonkan diri sebagai calon presiden 2020 dari Partai Demokrat.

Kless diduga mengatakan dalam pesan rasisnya kepada Booker bahwa "Anda pejabat pemerintah akan berada di kuburan tempat Anda berada".

Dia juga diduga membela supremasi kulit putih yang menabrakkan mobilnya ke dalam kelompok kontra-protes pada Agustus 2017 Unite the Right rally dan membunuh Heather Heyer yang berusia 32 tahun.

Kless pun telah melakukan pelecehan ras terhadap Omar, mantan pengungsi Somalia-Amerika, merujuk pada kontroversi baru-baru ini di mana dia dituduh meremehkan serangan 11 September 2001.

Kless dilaporkan merupakan pendukung Presiden Donald Trump. Dalam pesan-pesan itu dan memperingatkan para politisi untuk berhenti mengkritik Trump.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya