Berita

Ahmad Muzani/Net

Politik

Polemik Situng KPU Ditanggapi Hasto, Gerindra: Biar Waktu Yang Menjawab

JUMAT, 19 APRIL 2019 | 16:54 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

PDI Perjuangan membela Komisi Pemilihan Umum (KPU) soal salah input data dalam Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) Pemilu 2019.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto menyebut kesalahan itu adalah soal teknis dan wajar terjadi.

"Ya kesalahan aritmatik teknis. Itu kan semua bisa diperbaiki," kata Hasto di Kantor PDIP, Menteng, Jakarta, Jumat (19/4).


Dimintai tanggapan soal pernyataan Hasto, Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani melempar senyuman agak sumringah. Menurutnya, seiring berjalannya waktu berbagai masalah mengenai penghitungan suara akan terjawab.

"Biar, biarkan nanti waktu yang akan menjawab semuanya," ujar Muzani kepada Kantor Berita Politik RMOL, sesaat lalu.

Sebelumnya, viral tangkapan layar perbedaan hasil perhitungan C1 yang diunggah akun bernama Seyo Tuhu @SetyoTu39451344. Unggahan itu lantas di-retweet akun Twitter milik Partai Gerindra @Gerindra.

Dalam form C-1 Plano tercantum pasangan calon nomor urut 01 Joko Widodo-Maruf Amin memperoleh 26 suara, dan paslon nomor urut 02 Prabowo Subianto mendapat 141 suara. Namun pada Situng KPU, Jokowi-Maruh tertera 26 suara, sementara Prabowo-Sandi hanya 41 suara.

Baca: Viral Situng KPU Beda Dengan Form C1 Plano Segera Diklarifikasi

KPU pun langsung merespon dengan memperbaiki kesalahan input tersebut.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Prabowo Bidik Produksi Sedan Listrik Nasional Mulai 2028

Kamis, 09 April 2026 | 16:15

Program Magang Nasional Tidak Tersentuh Efisiensi

Kamis, 09 April 2026 | 15:56

BGN Siap-siap Dicecar DPR soal Pengadaan Motor Listrik MBG

Kamis, 09 April 2026 | 15:41

Gedung Kementerian PU Mendadak Digeledah Kejati DKI

Kamis, 09 April 2026 | 15:33

Gibran Dukung Hakim Ad Hoc di Persidangan Andrie Yunus

Kamis, 09 April 2026 | 15:21

Purbaya Sebut World Bank Salah Hitung soal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:19

Prabowo Dorong VKTR Jadi National Champion Industri Otomotif RI

Kamis, 09 April 2026 | 15:08

Jalan Merangkak Demokrasi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:01

Gibran Ajak Deddy Sitorus Sama-sama Berkantor di IKN

Kamis, 09 April 2026 | 14:37

Susun RUU Ketenagakerjaan, Kemnaker Serap Aspirasi 800 Serikat Buruh

Kamis, 09 April 2026 | 14:30

Selengkapnya