Berita

Ketua MPR Zulkifli Hasan/Net

Politik

Ketua MPR: Pemilu Bukan Perang, Tapi Untuk Wujudkan Cita-Cita Kemerdekaan

SELASA, 16 APRIL 2019 | 21:33 WIB | LAPORAN:

Kemerdekaan Indonesia hanya memiliki tujuan yaitu kebersatuan. Untuk tujuan ini, konstitusi mengatur adanya pemilihan umum dan pemilihan presiden sebagai konsekuensi dari penerapan sistem demokrasi Pancasila.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Zulkifli Hasan dalam program Indonesia Lawyers Club (ILC) TvOne, yang mengangkat tema 'Saatnya Damai Bersenandung Kembali', Selasa (16/4).

Kebersatuan Indonesia ternyata belum cukup. Zulhas menambahkan, kebersatuan itu adalah cara untuk mewujudkan kedaulatan.


"Mestinya kalau ada perdebatan, materinya adalah kedaulatan," ujar Zulhas. Kedaulatan yang dimaksud Ketua Umum PAN itu adalah kedaulatan di segala bidang, mulai dari pangan hingga kebudayaan.

Hanya saja, perdebatan politik selama masa kampanye Pemilu dan Pilpres bukan soal kedaulatan. Zulhas menyinggung soal isu-isu yang dihembuskan satu pihak kepada pihak lain dengan tujuan untuk menjatuhkan, seperti isu PKI, HTI, Pancasila dan Antipancasila.

Lebih lanjut, Zulhas juga menyebut visi Republik Indonesia sebagai sebuah negara. Menurutnya ada empat, yaitu memakmurkan, mencerdaskan, melindungi segenap tumpah darah Indonesia, serta ikut menjaga ketertiban dunia.

Dalam kesempatan tersebut, Zulhas juga menyindir pihak-pihak yang menganggap pesta demokrasi sebagai perang.

"Mohon maaf Pak  Moeldoko, Pemilu itu bukan perang," ujar Zulhas kepada Ketua Harian TKN Jokowi-Ma'ruf itu yang pernah mengungkit istilah 'perang total' selama masa kampanye.

"Pemilu bukan perang. Pemilu memilih pemimpin di antara kita untuk melaksanakan cita-cita Indonesia merdeka," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Komisi I DPR: Kisruh Rating IGRS di Steam Picu Kegaduhan

Rabu, 08 April 2026 | 19:50

JK Jangan jadi Martir Pemecah Belah Bangsa

Rabu, 08 April 2026 | 19:41

Narasi Pesimis di Tengah Gejolak Global Ganggu Stabilitas Nasional

Rabu, 08 April 2026 | 19:19

Ulama Dukung Wacana BNN Larang Vape

Rabu, 08 April 2026 | 19:18

KAMMI: Kerusakan Lingkungan Tidak Bisa Selesai di Ruang Diskusi

Rabu, 08 April 2026 | 19:05

WFH Momentum Perkuat Layanan Digital

Rabu, 08 April 2026 | 19:02

Motor Listrik Operasional SPPG Sudah Direncanakan Sejak 2025

Rabu, 08 April 2026 | 19:00

Harus Melayani, Kader PKB Jangan jadi Tamu 5 Tahunan

Rabu, 08 April 2026 | 18:51

JK Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli Buat Akhiri Polemik

Rabu, 08 April 2026 | 18:44

7 Menu Warteg Paling Dicari Orang Indonesia

Rabu, 08 April 2026 | 18:42

Selengkapnya