Berita

Masyarakat Cinta Damai dan Kerukunan (MDCK)/Net

Politik

MDCK Deklarasikan Enam Hal Untuk Wujudkan Pemilu Damai Dan Beradab

SELASA, 16 APRIL 2019 | 18:21 WIB | LAPORAN:

Masyarakat Cinta Damai dan Kerukunan (MDCK) yang terdiri dari tokoh lintas agama, profesi, dan lainnya mendeklarasikan enam hal untuk pemilu damai, jujur, adil dan beradab.

Enam hal tersebut dibacakan secara bergiliran dibacakan oleh Ketua Umum DPP Majelis Tinggi Agama Khonghu Chu Indonesia, Tanu Wibowo Budayawan dan Peneliti politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Siti Zuhro.

Tanu menyebutkan hal pertama adalah mengajak seluruh keluarga besar bangsa dan segenap komponen masyarakat madani Indonesia untuk mewujudkan Pemilu 2019 sebagai pemilu damai, jujur, adil dan beradab.


"Kedua, menyerukan untuk semua rakyat yang memiliki hak pilih untuk menggunakan dengan baik dan bertanggung jawab untuk perbaikan dan perbaikan kehidupan bangsa," ungkap Tanu di kantor Chairman of Center for Dialogue and Cooperation among Civilizations (CCDC), Kebayoran Baru, Jakarta, Selasa (16/4).

Ketiga memesankan untuk semua pihak, khususnya tim Sukses, relawan, dan para pendukung kedua Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden untuk dapat menahan diri dari tindakan anarkis dan main hakim sendiri, namun menyerahkan penyelesaian setiap sengketa melalui jalur hukum dengan berpegang teguh pada asas taat konstitusi.

Pembacaan deklarasi kemudian dilanjutkan oleh Siti Zuhro, yakni yang keempat meminta penyelenggara Pemilu, KPU, BAWASLU, DKPP dengan jajarannya masing-masing untuk menyelenggarakan Pemilu dengan jujur, adil, dan transparan. Begitu pula kepada aparat penegak hukum dan keamanan sepertiMahkamah Konstitusi, TNI, dan POLRI untuk menunaikan tugas dan tanggung jawab secara profesional, obyektif dan imparsial dengan semata-mata berpihak kepada kepentingan bangsa dan negara.

"Kelima, menyatakan dengan sesungguh hati kami para tokoh atau eksponen bangsa, dan elemen masyarakat madani Indonesia, walau berbeda pilihan politik, namun tetap bersatu dalam mengawal dan mengendalikan keutuhan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia melalui Pancasila," tuturnya.

"Keenam, demi mendukung, di atas, kami mengepakat untuk mengupas gerakan dengan nama masyarakat cinta damai dan kerukunan," tandasnya.

Diketahui dalam deklarasi tersebut dihadiri oleh unsur-unsur dari lintas agama, profesi, yakni Ketua umum Chairman of Center for Dialogue and Cooperation among Civilizations (CCDC), sekaligus Koordinator MCDK Din Syamsuddin, Parisadha Hindu Dharma Indonesia (PHDI), Persatuan Umat Budha Indonesia (Permabudhi), Pergerakan Indonesia Maju (PIM) dan lainnya.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Bukan Indonesia yang Bebaskan Flotilla dari Israel

Sabtu, 23 Mei 2026 | 01:30

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Asosiasi Dosen Tuntut Gaji Minimal Dua Kali Lipat UMP

Senin, 25 Mei 2026 | 12:20

Zulhas Jangan Limpahkan Salah Nama Desa ke Bawahan

Senin, 25 Mei 2026 | 12:19

Fraksi Gerindra Apresiasi Pemulangan 9 WNI, Sebut Bukti Efektivitas Diplomasi RI

Senin, 25 Mei 2026 | 12:04

Dolar Kabur, Mafia Makmur

Senin, 25 Mei 2026 | 12:00

Rencana Jokowi Keliling Indonesia Diduga Terkait Dinamika Politik 2029

Senin, 25 Mei 2026 | 11:55

Kiai Imam Jazuli Perkuat Inovasi Pesantren Lewat Workshop Nasional

Senin, 25 Mei 2026 | 11:52

Pengamat Soroti Dampak Zulhas Salah Informasi ke Presiden

Senin, 25 Mei 2026 | 11:44

GOR Tri Lomba Juang Bakal Direhabilitasi Standart World Athletics Certification System

Senin, 25 Mei 2026 | 11:41

Awal Pekan, Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp81 Ribu per Kg

Senin, 25 Mei 2026 | 11:39

LOFF 2026 Dorong Kota Semarang Jadi Pusat Ekosistem Sinema Dunia

Senin, 25 Mei 2026 | 11:31

Selengkapnya