Berita

Pemilu 2019/Net

Politik

Kampanye Ditutup, Distribusi Sebaran Percakapan Kubu Prabowo-Sandi Lebih Unggul

SENIN, 15 APRIL 2019 | 18:46 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Kampanye terbuka Joko Widodo-Maruf Amin di GBK Jakarta pada 13 April 2019 merupakan anti klimaks bagi petahana. Sementara kampanye Prabowo Subianto-Sandiaga Uno pada 7 April 2019 di tempat yang sama, adalah kulminasi perbincangan tentang penantang selama proses Pilpres 2019.

Data Evello interest Pilpres, terlihat dominasi kontestan 02 Prabowo-Sandi memimpin percakapan di ranah digital pada periode 6-13 April 2019. Kampanye akbar Prabowo-Sandi di GBK Jakarta, menjadi momentum keunggulan 02 di penghujung masa kampanye.

Adapun performa Jokowi-Maruf pada ajang kampanye akbar yang bertajuk Konser Putih Bersatu di GBK dan even debat terakhir tidak banyak membantu kubu petahana.


"Distribusi sebaran percakapan kubu Prabowo-Sandi 70 ribu dan kubu Jokowi-Maruf 60 ribu," kata Researcher Evello, Ario Agung Sumantri, Senin (15/4).

Share indexn di kanal Twitter, terlihat Prabowo-Sandi (56.8 persen) memimpin dari Jokowi-Maruf (43.2 persen).

"Mengapa ini terjadi? Bisa jadi militansi menurun, karena tidak ada isu baru yang berkembang dari kubu Jokowi-Maruf," ujar Ario Agung.

Selain itu dari kuadran kinerja di Facebook, Prabowo-Sandi berada di kondisi ideal, sedangkan Jokowi-Maruf mengoleksi lebih sedikit jumlah shares dan comment.

"Periode 6-13 April, kubu Prabowo-Sandi mengoleksi 331.692 shares untuk semua konten mereka. Dibandingkan Jokowi-Maruf yang hanya mendapat 128.016 shares. Sedangkan jumlah comment kandidat 02 meraih 294.703, jauh lebih banyak dari comment Jokowi-Maruf 54.852," tutur Ario Agung.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Sosial

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:21

Ayam Mati di Lumbung Listrik

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:04

Narasi 'Sell Indonesia' Manipulatif

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:52

Krisis 1998 Meninggalkan Trauma Strategis

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:28

Titin Rita Lestari, Air Mata yang Tak Sempat Jatuh

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:09

Sangat Janggal Kejagung Tak Periksa Nanik S Deyang

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:01

BUMD Didorong Bertransformasi sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:35

Farhan Pastikan Bandung Aman Hadapi Musim Liburan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:19

Bosnia-Herzegovina Gagal Bungkam Tuan Rumah Kanada

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:07

Jaringan Narkoba Sumsel-Jabar Dibongkar Polisi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:35

Selengkapnya