Berita

Foto: Humas Pertamina

Bisnis

Pertamax Bahan Bakar Pilihan Mobility Indonesia

SENIN, 15 APRIL 2019 | 13:57 WIB | LAPORAN:

Pertamina Marketing Operation Region III kembali merangkul komunitas pemilik Honda Mobilio atau Mobilio Indonesia Community (Mobility), agar lebih dekat dengan produk-produk bahan bakar berkualitas dalam negeri.

Dalam peringatan hari jadi ke-5 Komunitas Mobility di Mega Glodok Kemayoran, Jakarta Pusat, produk BBM Pertamax dan Pelumas Enduro turut hadir memberi warna dalam ajang nasional tersebut dengan beragam aktvitas.
 
Unit Manager Communication Relations dan CSR Pertamina MOR III Dewi Sri Utami menjelaskan, keberadaan komunitas otomotif merupakan hal yang positif bagi Pertamina karena selain pengguna  produk-produk Pertamina, baik itu bahan bakar bermotor (BBM), pelumas maupun produk pertamina lainnya.


"Edukasi product knowledge tentang bahan bakar berlualitas dengan sasaran sahabat komunitas otomotif, menjadi hal terpenting bagi kami, agar masyarakat semakin paham untuk menggunakan bahan bakar yag sesuai dengan mesin kendaraan dan ramah lingkungan,"jelasnya.

Selain itu sahabat komunitas otomotif, juga didorong untuk menyebarkan kampanye keselamatan dalam berkendara.

"Dalam berkendaraan kita harus selalu waspada. Menaati rambu lalu lintas serta memperhatikan kondisi jalan dengan seksama," ujar Dewi.

Dewi menambahkan, kampanye keselamatan sejalan dengan program Pertamina salah satunya melalui Blind Spot yakni titik buta pada mobil tangki Pertamina yang tidak terlihat oleh Awak Mobil Tangki. Di mana, pengemudi harus mengantisipasi area titik buta tersebut untuk menghindari kecelakaan.

Chandra Satrya Ananda selaku Ketua Umum MOBILITY menjelaskan bahwa anggota komunitas selalu memprioritaskan keselamatan dalam perjalanan.

Selain keselamatan, pengguna Mobilio juga semakin paham untuk selalu memakai bahan bakar Pertamax, guna menjaga kehandalan dan keawetan mesin.

"Selama memakai bahan bakar Pertamax tersebut, kendaraan saya minim perawatan mesin yang berlebihan. Hanya melakukan tune-up dan ganti oli secara rutin tanpa tambahan perawatan mesin yang berlebih," ujarnya. 

Chandra menambahkan, Pertamax menjaga ruang bakar tetap bersih dari pengendapan kerak berlebih akibat proses pembakaran dalam ruang bakar mesin berkapasitas 1.500 cc ini, sehingga busi, permukaan piston dan permukaan valve-nya tetap dapat maksimal melakukan tugas pada ruang bakar tersebut.

"Alhasil kocek untuk merawat kendaraan dapat lebih terjaga," kata dia.

Dalam perhelatan tersebut, Berkah Energi Pertamina juga turut memeriahkan event yang dihadiri oleh  1.000 anggota komunitas Mobility.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai produk Pertamina, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Call Center 135.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Intervensi Prabowo soal Kabinet Jelang Pelantikan Presiden

Jumat, 03 Juli 2026 | 06:13

Sehina-hinanya, Serendah-rendahnya

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:48

Rezim Baru dan Kelahiran Organisasi Pemuda Paramiliter

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:41

Satu Polisi Tewas Dibacok saat Gerebek Bandar Sabu di Katingan

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:18

Jokowi Kecewa Berat Roy Suryo-Dokter Tifa Tak Ditahan

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:15

Jokowi Tidak Rela Kehilangan Kekuasaan

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:26

Spanyol Lolos ke 16 Besar setelah Gasak Austria 3-0

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:12

Raja Juli Antoni Dituntut Terbuka soal Kasus Bupati Kuansing

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:03

Flyover Latumenten Bisa Kurangi Kemacetan 40 Persen

Jumat, 03 Juli 2026 | 03:30

Sangat Aneh Kejaksaan Belum Periksa Jokowi

Jumat, 03 Juli 2026 | 03:17

Selengkapnya