Berita

Jaya Suprana/Net

Jaya Suprana

Pemilu Jangan Sampai Memilukan Rakyat

MINGGU, 14 APRIL 2019 | 09:49 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

PEMILIHAN umum adalah suatu proses memilih orang untuk mengisi jabatan-jabatan  politik  mulai dari  presiden , wakil rakyat di berbagai tingkat pemerintahan,sampai  kepala desa.

Pemilihan Umum
Pemilihan umum merupakan suatu usaha untuk memengaruhi rakyat secara persuasif (tidak memaksa) dengan melakukan kegiatan  retorika,  hubungan publik, komunikasi massa, lobi dan lain-lain. Meskipun agitasi dan propaganda di negara demokrasi sangat dikecam, namun dalam kampanye pemilihan umum, teknik agitasi dan teknik propaganda banyak dipakai oleh para kandidat atau politikus selaku komunikator politik.

Dalam pemilihan umum, para pemilih disebut  konstituen, dan kepada mereka, para peserta pemilu menawarkan janji-janji dan program-program pada masa  kampanye. Kampanye dilakukan selama waktu yang telah ditentukan, menjelang hari pemungutan suara. Setelah  pemungutan suara  dilakukan, proses penghitungan dimulai. Pemenang pemilihan umum ditentukan oleh aturan main atau sistem penentuan pemenang yang sebelumnya telah ditetapkan dan disetujui oleh para peserta, dan disosialisasikan ke parapemilih.

Dalam pemilihan umum, para pemilih disebut  konstituen, dan kepada mereka, para peserta pemilu menawarkan janji-janji dan program-program pada masa  kampanye. Kampanye dilakukan selama waktu yang telah ditentukan, menjelang hari pemungutan suara. Setelah  pemungutan suara  dilakukan, proses penghitungan dimulai. Pemenang pemilihan umum ditentukan oleh aturan main atau sistem penentuan pemenang yang sebelumnya telah ditetapkan dan disetujui oleh para peserta, dan disosialisasikan ke parapemilih.

Pada prinsipnya pemilihan umum adalah pesta demokrasi yang dipersembahkan kepada bukan penguasa, tetapi rakyat.

Pilu
Pemilihan umum kerap digunakan dengan akronim yang lebih singkat yaitu pemilu. Kata dasar pemilu adalah pilu yang aslinya bermakna rasa sangat sedih, terharu (hatiku mendengar cerita perjuangan anak itu; pilu rasa hatiku, bagai diiris sembilu), memilukan = menyedihkan, mengharukan (terdengar rintih tangis yang sangat memilukan hati; penderitaan rakyat di sana benar-benar memilukan hati); kepiluan = kesedihan hati: kepiluan hati ditanggungnya dengan tabah, pemilu = sesuatu yang membuat perasaan sangat sedih.

Pesta Demokrasi
Aslinya, pemilu bermakna sesuatu yang membuat sanubari terasa pilu. Maka sebaiknya pemilu sebagai akronim pemilihan umum diselenggarakan sebagai pesta demokrasi yang menjunjung tinggi hak rakyat secara tertib, jujur, rahasia, damai dan beradab. Bukan dengan saling benci, hujat, fitnah, biadab memecah-belah bangsa secara memilukan sanubari rakyat. Jangan sampai pemilu sebagai pesta demokrasi menjadi malapetaka penuh kepiluan yang memilukan sanubari. Jangan sampai pemilu memilukan rakyat.

Penulis adalah rakyat Indonesia mendambakan pemilu bukan memilukan namun membahagiakan sanubari

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya