Berita

Relawan Militan IAM/RMOL

Politik

Dukung Kemenangan Prabowo-Sandi, Relawan IAM Ajak Masyarakat Kawal TPS

JUMAT, 12 APRIL 2019 | 16:51 WIB | LAPORAN: DARMANSYAH

Relawan Militan Indonesia Adil dan Makmur (IAM) menggelar zikir, shalawat dan doa bersama untuk kemenangan pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pilpres 2019.

Zikir bersama digelar di Lapangan Bedeng Pisangan Baru Tengah, Matraman, Jakarta Timur, Kamis malam (11/4).

Ketua Umum Relawan IAM Jenny Yusuf mengatakan, acara tersebut dihadiri sekitar dua ribu relawan termasuk warga dan tokoh masyarakat setempat.


"Intinya kami berdoa bersama, zikir, tausiyah dan salawatan. Bermunajat kepada Allah Subhanahu Wa Taala agar Prabowo-Sandi bisa menang dalam pilpres 17 April nanti demi terwujudnya Indonesia adil dan makmur. Doa itu sakral, apalagi didoakan ulama dan masyarakat," jelasnya kepada wartawan, Jumat (12/4).

Menurut Jenny, selain menjadi ajang silaturrahmi, melalui zikir bersama masyarakat juga diharapkan dapat lebih memahami visi misi serta semakin mantap untuk memilih Prabowo-Sandi.

"Kami mengajak masyarakat untuk semakin mendekatkan diri secara spiritual, menundukkan kepala dan hati demi kemenangan seluruh rakyat Indonesia demi kemenangan kosong dua serta terciptanya pemilu yang aman, damai serta terjaga pelaksanaannya," tuturnya.

Sekjen Relawan IAM Devita Prihartini meminta relawan dan masyarakat untuk bersama-sama mengawal tempat pemungutan suara (TPS) agar tidak terjadi kecurangan yang pada akhirnya merugikan pasangan Prabowo-Sandi.

"Dalam setiap kampanye Prabowo-Sandi kita bisa menilai bahwa kami optimis kemenangan itu sudah di depan mata. Hanya kecuranganlah yang bisa mengalahkan kita. Oleh karena itu, di sinilah pentingnya peran relawan dan masyarakat untuk ikut mengawal TPS agar tidak terjadi kecurangan," tutur Devita yang juga caleg DPRD DKI Jakarta dari Partai Amanat Nasional (PAN).

Devita yang juga ketua DPW Puan PAN DKI juga meminta Komisi Pemilihan Umum dan Bawaslu segera mengungkap dugaan kecurangan pmilu berupa surat suara dicoblos yang terjadi di Malaysia.

Menurutnya, jika penyelenggara pemilu bergerak lamban akan mendorong terciptanya ketidakpercayaan publik terhadap institusi tersebut.

"KPU dan Bawaslu jangan lamban, jangan sampai isu ini bergerak seperti bola liar. Segera ungkap dan jadikan pelajaran agar tidak terjadi di daerah lainnya. Satu hal yang tidak kalah penting, KPU dan Bawaslu juga harus mengevaluasi profesionalisme dan integritas mereka sebagai penyelenggara pemilu," imbuh Devita.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

ISIS Mengaku Dalangi Serangan Bom Bunuh Diri di Masjid Syiah Pakistan

Minggu, 08 Februari 2026 | 16:06

BNI Gelar Aksi Bersih Pantai dan Edukasi Kelola Sampah di Bali

Minggu, 08 Februari 2026 | 15:36

Miliki Lahan di Makkah, Prabowo Optimistis Turunkan Biaya Haji

Minggu, 08 Februari 2026 | 15:16

Dukungan Parpol ke Prabowo Dua Periode Munculkan Teka-teki Cawapres

Minggu, 08 Februari 2026 | 14:52

KPK Telusuri Kongkalikong Sidang Perdata Perusahaan Milik Kemenkeu Vs Masyarakat di PN Depok

Minggu, 08 Februari 2026 | 14:42

RI Harus Tarik Diri Jika BoP Tak Jamin Keadilan Palestina

Minggu, 08 Februari 2026 | 14:32

Kehadiran Prabowo di Harlah NU Bawa Pesan Ulama-Umara Bersatu

Minggu, 08 Februari 2026 | 13:50

Forum Perdana Board of Peace akan Berlangsung di Washington pada 19 Februari

Minggu, 08 Februari 2026 | 13:31

Prabowo Tegaskan Pemimpin Wajib Tinggalkan Dendam dan Kebencian

Minggu, 08 Februari 2026 | 13:17

KPK Gali Dugaan Korupsi Dana Konsinyasi di PN Depok

Minggu, 08 Februari 2026 | 12:28

Selengkapnya