Berita

Muchamad Nabil Haroen/Net

Politik

Setiap Pemilih Harus Jadi Saksi Di TPS Masing-Masing

KAMIS, 11 APRIL 2019 | 11:58 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Masyarakat khususnya pemilih diajak untuk ikut mengawal proses Pemilu serentak 2019. Pengawasan bisa dilakukan di TPS masing-masing melalui platform Kawal Pemilu.

Caleg DPR RI PDI Perjuangan dapil Jawa Tengah V, Muchamad Nabil Haroen mengatakan, hal ini dilakukan melihat ada upaya mendelegitimasi KPU. Mulai dari isu satu kontainer surat suara yang telah dicoblos dan yang baru-baru ini isu server KPU yang telah disetting memenangkan Jokowi-Maruf.

"Upaya ini jelas mengkerdilkan dan mencuci otak masyarakat untuk tidak percaya kepada KPU. Padahal kita sama-sama tahu KPU adalah lembaga pemerintahan yang independen, adil, terbuka dan transparan. Jangan-jangan isu itu dihembuskan sebagai strategi kekalahan, kkalau kalah tinggal bilang, penyelenggara pemilu curang," ujar Gus Nabil sapaan akrabnya, Kamis (12/4).


Menurutnya, sebagai masyarakat yang anti terhadap hoax dan upaya melemahkan pemerintah, sudah saatnya berani ikut serta membangun bangsa ini dengan watak-watak yang sportif.

"Mari kita menjadi saksi di TPS masing-masing. Ikut serta mengawal dan melaporkan hasil pemilihan suara. Supaya kelak tidak ada keributan setelah penguman pemenang," jelas Gus Nabil.

Ditambahkannya, selain membantu KPU merekap data, platform Kawal Pemilu adalah platform terbuka yang dapat diakses oleh siapapun.

"Jangan sampai ketidakpedulian kita menjadi bumerang untuk negara yang amat kita cintai ini," tutup Gus Nabil.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei Dimakamkan di Mashhad

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:21

Wall Street Ditutup Menguat Didorong Harapan Negosiasi Iran-AS

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:08

Terjaring OTT KPK, Bupati Sukoharjo Diduga Peras Perangkat Daerah

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:50

Menkes Budi Ajak Kreator Jadikan Pola Makan Sehat Sebagai Tren Baru

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:45

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Jakarta Dicecar KPK soal Pengadaan Rel di DJKA

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:32

Harga Emas Melonjak Didorong Aksi Bargain Hunting dan Sentimen Geopolitik

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:21

Sentimen AI Pulihkan Bursa Eropa, STOXX 600 Menguat

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:12

OTT di Solo Raya: Selain Bupati Sukoharjo KPK Juga Amankan 4 Orang Lainnya

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:04

Ekonomi NTB Tumbuh 13,64 Persen, Peluang Lahirnya Inovasi Anak Muda Kian Terbuka

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:01

Kepindahan Narji dari PKS ke PSI Dianggap Kutu Loncat Gurem

Jumat, 10 Juli 2026 | 06:58

Selengkapnya