Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Cipayung Plus Beri Dukungan Moril Untuk KPU

RABU, 10 APRIL 2019 | 21:21 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Organisasi mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus memberikan dukungan moril kepada Komisi Pemilihan Umum.

Dalam pertemuan bersama komisioner KPU, Ketum DPP Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Najih Prasetyo menyampaikan bahwa banyak isu dan tuduhan provokatif yang dialamatkan kepada KPU.

"Kami yang tergabung dalam kelompok Cipayung Plus mendukung penuh KPU untuk fokus pada penyelenggaraan, dan tidak terpengaruh dengan isu dan provokasi yang dapat menyebabkan instabilitas," jelasnya di Kantor KPU, Jakarta, Rabu (10/4).


Ketum PB Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Agus Herlambang menambahkan, dukungan moril diberikan untuk memastikan bahwa rakyat Indonesia bersama KPU. Sehingga dapat bersama menjaga KPU dan menangkal segala bentuk tuduhan maupun hoax yang dilakukan pihak-pihak tidak bertanggung jawab.

"Kami bersama KPU karena kami percaya KPU independen dan akan menjalankan tugasnya dengan sebaik-baiknya demi pertumbuhan demokrasi Indonesia. Jangan percaya isu dan hoax yang tidak berdasar," paparnya.

Komisioner KPU Viryan Aziz menyambut baik dukungan dari setiap elemen mahasiwa maupun masyarakat.

"Kami berterima kasih kepada Cipayung Plus atas dukungannya. Kita akan bekerja semaksimal mungkin untuk menyukseskan pemilu 17 April nanti," kata Viryan.

Pertemuan diakhiri dengan menyerahkan tiga poin dukungan untuk KPU.

Selain IMM dan PMII, pertemuan Cipayung Plus dengan KPU juga dihadiri Ketua PP Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) Kadek Andre Nuaba, Ketum DPP Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Robayatullah Kusuma Jaya, Ketum PP Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Kornelis Galanjinjinay, dan Ketum PP Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Juventus Prima Yoris Kago.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya