Berita

Perangko penanda 70 tahun hubungan Indonesia-AS/RMOL

Nusantara

Prangko Peringatan Dan Program Tukar Pemuda Tandai Hubungan 70 Tahun Indonesia-AS

RABU, 10 APRIL 2019 | 21:06 WIB | LAPORAN:

Hubungan diplomasi Indonesia-Amerika Serikat (AS) telah menginjak usia 70 tahun. Hal ini dirayakan dengan meluncurkan prangko khusus dan meluncurkan program #IndonesiaUSA70th Youth Ambassador.

Indonesia dan AS melalui Kementerian Luar Negeri RI dan Kedutaan Besar AS merayakan hubungan kedua negara di Kantin Diplomasi, Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Jakarta Pusat, Rabu (10/4).

Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) AM Fachir mengatakan, hingga saat ini Indonesia dan AS menikmati hubungan kerja sama yang baik sejak Desember 1949 dengan berbagai pengalaman melalui berbagi nilai dan ide-ide demokratis.


"Kerja sama yang berdasarkan berbaginya tanggung jawab untuk mengalamatkan perubahan isu global dan tantangan yang sama. Kerja sama juga menginisiasi beberapa dialog dalam isu-isu strategis antara dua negara," ungkap Fachir.

Di tengah meningkatnya tensi ekonomi dan politik di dunia saat ini, Fachir mengatakan Indonesia dan AS akan mengedepankan kepercayaan dan membangun kesepahaman.

"Kedua negara dikenal dengan perbedaan mereka, dalam merayakan perbedaan ini kami akan terus menguatkan kontak orang ke orang melalui berbagai aktivitas yang akan membantu kedua negara dengan tujuan untuk mendidik dan menyentuh publik sebagai dasar hubungan bilateral yang lebih kuat," tuturnya.

Sebagai persembahan hubungan diplomasi kedua negara, Kemlu dan Kedutaan AS untuk Indonesia bekerjasama dengan PT Pos Indonesia meluncurkan perangko peringatan dengan desain yang dibuat secara selektif dan hati-hati.

"Ini memastikan kerja sama kita yang melintasi lautan dan bagaimana kita memeliharanya. Dan saya berharap akan tetap berlanjut selama bertahun-tahun ke depan, prangko ini akan dipajang di museum Filateli di Jakarta," kata Fachir.

Selain Prangko, perayaan ini sekaligus merilis  tahun ke delapan Indonesia-AS youth ambassadors program yang bernama "The outside the group for the world".

"Tahun ini akan dipilih 10 pemuda berbakat dari seluruh penjuru Indonesia, mereka akan berpartisipasi dalam program selama tiga minggu di kedua negara, Indonesia dan AS. Akhirnya mereka akan membagikan ide mereka mengenai bagaimana cara untuk mengembangkan hubungan Indonesia dan AS dari perspektif pemuda," jelasnya

Fachir percaya hubungan Indonesia-AS akan terus berkembang menguat.

"Hubungan Indonesia dan AS tidak akan berhenti setelah perayaan ini, tapi terus berlanjut di masa depan untuk kesejahteraan dan keadilan bagi masyarakat di kedua negara dan lebih dari itu bagi dunia," tandasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya